Warga Tak Perlu Datang ke Kantor Disdukcapil, KTP-el Bisa Langsung Diantar ke Rumah Warga KBB

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara, mengatakan bahwa dalam program ini perekaman dan pencetakan KTP-el akan dilakukan di setiap kecamatan.

Warga Tak Perlu Datang ke Kantor Disdukcapil, KTP-el Bisa Langsung Diantar ke Rumah Warga KBB
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Bupati Bandung Barat, Aa Umbara, saat mengantarkan E-KTP ke rumah warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini tidak perlu datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat untuk mendapatkan Kartu Tanda Penduduk elektronik atau KTP-el.

Pasalnya, Pemkab KBB saat ini telah meluncurkan program yang diberinama sistem pelayanan antar langsung (Silayung).

Dalam program ini, KTP-el akan langsung diantar oleh petugas ke rumah masing-masing.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara, mengatakan bahwa dalam program ini perekaman dan pencetakan KTP-el akan dilakukan di setiap kecamatan.

Kemudian setelah KTP-el jadi, akan diantar ke desa dan setelah itu akan diantar ke rumah pemohon KTP-el.

"Jadi warga KBB tidak perlu datang ke Kantor Disdukcapil karena itu membutuhkan waktu dan ongkos, lebih baik datang ke kecamatan," ujarnya saat ditemui usai simbolis mengantarkan KTP-el ke rumah warga di Desa Mekarsari Ngamprah, Senin (10/2/2020).

Wanita Pensiunan Guru di Kapuas Hulu Ditemukan Tewas dalam Karung Goni, Dibunuh Ibu Rumah Tangga

Ia mengatakan, ide program ini diluncurkan setelah pihaknya mengetahui bahwa pembuatan KTP-el di Disdukcapil KBB banyak dikeluhakan masyarakat yang rumahnya jauh dari Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat.

"Misalnya warga dari Gunung Halu bisa menghabiskan ongkos Rp 100 ribu sama makan, tapi itu tidak selesai satu hari, jadi biayanya bisa nambah lagi," kata Aa Umbara.

Program Silayung ini, sebetulnya merupakan program pada tahun 2019, namun baru bisa terealisasi pada tahun ini.

Sehingga sebagai tanda program ini diluncurkan, Aa Umbara yang mengantarkan langsung ke rumah warga.

"Dalam 20 hari kedepan sebanyak 74 ribu KTP yang harus selesai di cetak karena hal tersebut merupakan program dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)," ucapnya.

Warga Desa Mekasari, Sindy (17) mengaku merasa terbantu dengan adanya progam Silayung ini karena ketika datang ke kantor Disdukcapil ia harus mengantre dari subuh untuk mendapatkan KTP.

"Alhamdulillah sekarang saya sudah punya KTP dan diantar langsung ke rumah oleh pak Bupati," katanya.

Gibran Bakal Dites di Kantor DPP PDIP Siang Ini, di Solo Projo Siap Sumbang 50 Ribu Suara

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved