Wacana Pemulangan WNI Eks ISIS, Wakil Presiden Maruf Amin Katakan Ini

Wapres RI, KH Maruf Amin angkat bicara terkait polemik pemulangan warga negara Indonesia (WNI) yang terpapar paham Islamic State of Iraq and Syiria

Wacana Pemulangan WNI Eks ISIS, Wakil Presiden Maruf Amin Katakan Ini
tribunjabar/nandri prilatama
Wapres KH Maruf Amin di acara PHRI di Karawang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Wakil Presiden RI, KH Maruf Amin angkat bicara terkait polemik pemulangan warga negara Indonesia (WNI) yang terpapar paham Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS).

Menurut Maruf Amin, saat ini pemerintah tengah melakukan pembahasan dan pengkajian terkait pemulangan WNI eks ISIS.

"Masih, masih kami bahas dan kaji apakah mereka itu dipulangkan atau tidak dengan berbagai konsekuensi-konsekuensi atau melihat situasinya dahulu secara lebih menyeluruh," katanya di Hotel Resinda Karawang, Senin (10/2/2020).

Wapres Maruf Amin Sebut Pariwisata Sektor Prioritas, Ini 3 Hal yang Perlu Diperhatikan

Ketika disinggung terkait adanya kekhawatiran dari sejumlah pihak terkait pemulangan WNI terpapar ISIS ini, Maruf Amin pun mengatakan pihaknya bakal lakukan koordinasi dengan stekholder terkait.

"Kan baru ada pendapat-pendapat. Nanti kami akan koordinasikan dulu. Ada beberapa alternatif. Jadi kami akan kaji kekhawatiran dari beberapa pihak ini," ujarnya.

Seperti telah ramai di pemberitaan, pemerintah bermaksud menerima kembali sebanyak 660 WNI bekas kombatan ISIS yang saat ini terlantar di Timur Tengah. Pemerintah pusat juga masih mengumpulkan sejumlah data dan informasinya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi berencana menggelar rapat terbatas bersama kementerian dan lembaga terkait. Pihak kepolisian menyebut 47 dari 660 WNI eks ISIS ini berstatus tahanan.

"Ada 47 orang status tahanan dan sisanya hanya pengungsi," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri, Kombes Asep Adi Saputra. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved