Permintaan dan Penggunaan Masker di Masyarakat Jawa Barat Meningkat, Begini Tanggapan Kadinkes

Berli mengatakan akan lebih baik, jika semua pihak mengoptimalkan momentum ini dengan mendorong masyarakat berbudaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Permintaan dan Penggunaan Masker di Masyarakat Jawa Barat Meningkat, Begini Tanggapan Kadinkes
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani Gelung Sakti. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam
 
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani Gelung Sakti, mengatakan peningkatan angka penjualan masker sekaligus penggunaan masker oleh masyarakat Jawa Barat bisa dipandang secara positif dari sisi kesehatan.

"Ini fenomena yang baik dan positif, setidaknya masyarakat lebih peduli menjaga kesehatannya," kata Berli di Kantor Dinas Kesehatan Jabar, Senin (10/2/2020).

Berli mengatakan akan lebih baik, jika semua pihak mengoptimalkan momentum ini dengan mendorong masyarakat berbudaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di semua tatanan.

Permintaan Masker Melonjak, Pemerintah China Minta Warga Tak Berlebihan Pakai Masker

Kesadaran masyarakat untuk menggunaan masker di tempat umum terutama di fasilitas transportasi publik seperti bus, kereta, dan pesawat terbang, katanya, di antaranya membuat masyarakat sadar untuk menjaga kebersihan diri di tempat umum. Sadar dengan bahaya penyakit menular.

Tidak melulu mengenai corona virus yang pada faktanya penyebarannya belum sampai ke Indonesia, katanya, kesadaran penggunaan masker ini setidaknya membuat masyarakat mengingat kembali etika bersin dan batuk, supaya tidak tertular atau menularkan penyakit.

Mengenai persediaan masker di Jawa Barat, baik di layanan kesehatan maupun di apotek atau tempat penjualannya, Berli mengatakan masih mencukupi walau terjadi peningkatan permintaan. 

"Kalau untuk kepentingan layanan (untuk tenaga kesehatan), masih ada buffer stocks masker di fasilitas kesehatan. Tetapi karena sekarang awal tahun anggaran, jadi belum ada lagi pengadaan baru lagi," katanya.

Kiat Mencegah Terserang Virus Corona, Pakai Masker Saja Ternyata Tidak Cukup

Masyarakat Jabar, ujarnya, sudah sangat bijak dan cerdas menyikapi ancaman corona virus atau 2019-nCoV ini. Sehingga, diyakini tidak terjadi lonjakan yang tidak terkendali untuk mendapatkan masker di pasaran.

"Sebagaimana di negara lain termasuk Singapura. Jadi mudah-mudahan kondisi ini bisa kita jaga terus, dan tidak terjadi krisis kebutuhan masker. Artinya masih mencukupi stoknya," katanya. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved