Disparbud Jabar Dorong Kabupaten dan Kota Jadikan Potensi Unggulan sebagai Event Wisata

Disparbud Provinsi Jawa Barat mendorong pemerintah kota dan kabupaten berinovasi membuat event unik untuk pasar skala nasional.

Disparbud Jabar Dorong Kabupaten dan Kota Jadikan Potensi Unggulan sebagai Event Wisata
Istimewa
Ilustrasi: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat mendorong pemerintah kota dan kabupaten berinovasi membuat event unik untuk pasar skala nasional. Gelaran Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat mendorong pemerintah kota dan kabupaten berinovasi membuat event unik untuk pasar skala nasional.

Hal ini bisa menjadi upaya meningkatkan kunjungan wisatawan sehingga berdampak positif pada perekonomian masyarakat.

Kepala Disparbud Jabar, Dedi Taufik, mengatakan event unik ini tidak harus terkesan mewah.

Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020, Emil: Jabar Wakili Keberagaman Budaya di Indonesia

Yang paling penting, katanya, adalah setiap daerah harus menemukan potensi yang belum tergali di daerahnya masing-masing.

Contohnya, Garut yang terkenal dengan domba, dodol, dan produk kulit sangat berpotensi membuat sebuah festival khusus produk tersebut.

Kabupaten Pangandaran bisa mencampur konsep festival layang-layang dikolaborasikan dengan festival kuliner ikan.

"Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020 yang dihelat pekan lalu di sepanjang Jalan Suryakencana bisa menjadi rujukan. Terlebih, tema yang diusungnya pun sangat kuat, yakni sebagai ajang budaya pemersatu bangsa," katanya di Gedung Sate, Senin (10/2/2020).

Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020
Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020 (Istimewa)

Acara yang masuk dalam Calendar of Event Nasional tersebut memiliki rangkaian arak-arakan karnaval yang menampilkan beragam seni budaya, baik dari kabupaten kota di Jabar, provinsi tetangga, bahkan mancanegara.

“Banyak sekali potensi yang sudah muncul yang bisa dikemas dengan lebih kuat. Misalkan di Purwakarta yang memiliki potensi di sektor kerajinan tanah liat. Dinas pariwisata di daerah harus bisa berinovasi. Kami pasti akan membantu,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved