Dana Darurat Bencana di Jabar Kini Hanya Rp 25 Miliar, Tahun Lalu Rp 50 Miliar

Alokasi anggaran dana darurat kebencanaan yang disediakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun ini berkurang 50 persen.

Dana Darurat Bencana di Jabar Kini Hanya Rp 25 Miliar, Tahun Lalu Rp 50 Miliar
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Petugas Cebong tengah membersihkan material longsor di Kampung Kebon Manggu, RT 4/20, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Alokasi anggaran dana darurat kebencanaan yang disediakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun ini berkurang 50 persen.

Tahun ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan dana darurat kebencanaan sebesar Rp 25 miliar, jumlah itu berkurang setengahnya dari Rp 50 miliar. Padahal, tingkat kerawanan kebencanaan di Jawa Barat sangat tinggi.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Barat, Budi Budiman Wahyu tidak tahu detail perihal pengurangan anggaran untuk darurat bencana.

"Memang pada saat itu ada efesiensi, dan berimbas pada bidang-bidang. (imbasnya) Anggarannya jadi kurang saja untuk penanganan, tapi ya kami masih menangani, tidak menjadi kendala," ujar Budi, saat dihubungi, Senin (10/2/2020).

Rekrutmen PPK Pilkada Indramayu 2020 Sudah Tes Wawancara, Dicecar Pertanyaan Seputar Pilkada

Dikatakan Budi, dari hasil mitigasi yang dilakukan, Jawa Barat masih dihantui bencana hidrometeorologi, atau bencana alam yang terjadi akibat fenomena meteorologi seperti angin kencang, hujan lebat dan gelombang tinggi.

"Kalau sekarang masih bencana hidrometeorologi, karena curah hujannya masih tinggi, dampaknya nanti kepada bencana banjir, puting beliung banjir bandang," ucapnya.

Menurutnya, semua daerah di Jawa Barat berpotensi terjadi bencana. Selain melakunan mitigasi, pihaknya pun mengaku sudah melakukan sosialisasi agar selalu waspada dan tanggap bencana.

"Kalau hidrometerologi hampir semua wilayah Provinsi Jawa Barat, baik di utara, tengah dan selatan. Tapi untuk pergerakan tanah ada di Jabar bagian selatan," katanya.

Ambruk Akhir Pekan Lalu, DPRD Dorong Pemkot Cirebon Segera Perbaiki Jembatan Sumurwuni

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved