VIDEO Sadis ! Bejatnya Pria Ini Menganiaya Gadis ABG dan Menyetubuhi

pria yang sehari-hari bekerja serabutan tersebut juga menyetubuhi ZNS dalam kondisi wajah korban yang bersimbah darah.

Pengakuan Pelaku Penganiayaan Gadis ABG Kepada Polisi
Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Nanang (27) tega menganiaya ZNS (15) hingga mengalami luka yang cukup parah diagian wajahnya pada Rabu (29/1/2020) di wilayah Cipageran, Kota Cimahi.
 
Tak hanya menganiaya korban yang masih di bawah umur tersebut, pria yang sehari-hari bekerja serabutan tersebut juga menyetubuhi ZNS dalam kondisi wajah korban yang bersimbah darah.
Saat diinterogasi oleh Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Sigiro, tidak terlihat raut wajah penyesalan di wajah pelaku. Menjawab pertanyaan Yohannes pun Ia terlihat  sesekali tersenyum.
 
Berikut interogasi Kasat Reskrim Polres Cimahi kepada pelaku Nanang di depan Gedung Sat Reskrim Polres Cimahi, Jumat (07/2/2020) :
 
Yohannes (Y) dan Nanang (N) :
Y : Korban itu kamu setubuhi dulu lalu dianiaya, atau dianiaya terlebih dahulu lalu disetubuhi ?
 
N : Saya aniaya, lalu saya setubuhi.
 
Y : Artinya, kamu setubuhi dalam kondisi korban luka parah ? Kenapa tega dan nafsu kamu ?
 
N : Iya pak, karena saya mabuk (katanya sembari raut wajah sedikit tersenyum).
 
Y : Kamu minum apa sampai mabuk ? Kamu niat membunuh atau hanya sekedar membuat korban tidak berdaya lalu menyetubuhi ?
 
N : Saya minum arak. Saya hanya berniat membuat dia tidak berdaya lalu menyetubuhi.
 
Nanang mengaku bahwa dirinya baru pertama sekali bertemu dengan korban.  Pertemuannya di awali perkenalan oleh NN (17) yang merupakan rekan korban.
 
Korban mendapat tusukan sebanyak empat kali di bagian pipi sebelah kanan dan pukulan menggunakan tangan. Korban juga sempat diberikan minuman beralkohol yang menyebabkan korban sedikit mabuk. 
 
Nanang merayu korban untuk melakukan hubungan suami istri, namun korban menolak. Penolakan tersebut membuat Nanang menganiaya korban lalu menyetubuhi.
 
Setelah nafsunya terpuaskan,  korban kemudian ditinggal oleh pelaku di suatu kebun dan tubuh korban ditutupi menggunakan bambu. Pelaku mengaku belum pernah menikah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Pelaku penusukan disertai pencabulan terhadap ZNS (15) ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi delapan hari setelah kejadian.

Lokasi pencabulan dan penganiayaan ialah di Jl Sentris, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi pada Rabu (29/2/2020).

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Marzuki mengatakan bahwa jajaran Sat Reskrim Polres Cimahi telah menangkap pelaku.

Dua tersangkanya ialah Nanang (27) dan NS (17). Tersangka NS merupakan teman dan kenalan korban, sementara Nanang baru pertama kali bertemu dan berkenalan dengan korban.

"NS menjemput korban di Rumah Sakit Cibabat, tiba di Cipageran Nanang sudah berada di lokasi. Di lokasi, ketiga orang tersebut meminum minuman mengandung alkohol (arak)," kata AKBP Yoris di Mapolres Cimahi Jumat (07/2/2020).

" Setelah minum, Nanang meminta NS untuk membeli makanan, setelah NS pergi, Nanang membonceng korban menuju suatu tempat yang masih di sekitaran Cipageran."

Tiba di lokasi tersebut, Nanang mengajak korban untuk bersetubuh.

Karena korban melakukan penolakan, Nanang kemudian menganiaya korban dengan cara memukul menggunakan tangan dan menusuk wajah korban menggunakan bambu.

Setelah korban tidak berdaya dan wajahnya penuh luka, Nanang kemudian menyetubuhi korban sebanyak tiga kali.

Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Sigiro mengatakan, niatan cabul tersangka muncul setelah melihat NS meraba bagian tubuh korban di lokasi pertama.

NS juga sempat mencium korban di hadapan Nanang. Kondisi korban dikatakannya setengah sadar karena di bawah pengaruh alkohol.

"Tersangka ditangkap di rumahnya. Barang bukti yang kami sita ialah satu unit sepeda motor, sandal jepit, dan sebilah bambu," kata Yohannes.

Nanang meninggalkan korban di lokasi kejadian dalam kondisi setengah sadar dan bersimbah darah.

Tubuh korban ditutupi Nanang menggunakan tumpukan bambu.

Hingga saat ini, Yohannes mengatakan bahwa korban masih dirawat di Rumah Sakit dan kondisinya belum sadarkan diri.

Akibat perbuatan tersangka, Polisi menyangkakan pasal 81 ayat 5 dalam hal tindak pidana sesuai pasal 76D mengakibatkan luka berat dan pidana penjara paling singkat 10 tahun dan paling lama 20 tahun .

Kemudian pasal 82 sebagaimana pada pasal 76e dipidana paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun dan denda Rp 5 miliar.(*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Pelaku Penusukan Gadis Berlumuran Darah di Cipageran Ditangkap Satreskrim Polres Cimahi, https://jabar.tribunnews.com/2020/02/07/pelaku-penusukan-gadis-berlumuran-darah-di-cipageran-ditangkap-satreskrim-polres-cimahi.
Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Ravianto
Video Production: Wahyudi Utomo

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved