TPA Sarimukti Dipindahkan ke TPA Legok Nangka, Sisa Sampah di KBB akan Dikelola Mandiri

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat (KBB) berencana melibatkan Pemerintahan Desa

TPA Sarimukti Dipindahkan ke TPA Legok Nangka, Sisa Sampah di KBB akan Dikelola Mandiri
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
ilustrasi tumpukan sampah yang meluber dari drainase di Lembang KBB 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat (KBB) berencana melibatkan Pemerintahan Desa yang ada di KBB untuk mengelola sampah secara mandiri.

Hal tersebut menyusul dengan adanya rencana penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti pada tahun 2023 dan pembuangan sampah akan dipindahkan ke TPAS Regional Legok Nangka di Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung.

Kepala DLH KBB, Apung Hadiat Purwoko mengatakan, tujuan dari langkah tersebut supaya pemindahan pembuangan sampah dari TPA Sarimukti ke TPA Legoknangka tidak terlalu membebani APBD Bandung Barat.

"Sebagai solusi penangan sampah yang tidak memungkinkan semua dibuang ke TPA Legoknangka, kami akan melibatkan Pemdes untuk memberdayakan BUMDes dalam pengelolaan sampah yang berasal dari sumber sampah rumah tangga," ujar Apung saat ditemui di Alun-alun Lembang, Minggu (9/2/2020).

Hari Pers Nasional, Wartawan Sampai Bupati Pungut Sampah di Lembang, 30 Menit Bersih

Ia mengatakan, untuk saat ini sampah yang dibuang ke TPA Sarimukti sekitar 150 ton per hari, tetapi berdasarkan MoU dengan Pemprov Jabar, Pemda KBB hanya bisa membuang sampah 75 ton per hari ke TPA Legoknangka.

"Untuk biaya operasional ke TPA Legoknangka itu sebesar Rp 380 ribu per ton, jadi kalau jarak semakin jauh, biaya 4 kali lipat, bupati kan harus melihat postur anggaran kita," katanya.

Terkait rencana tersebut, kata Apung, Bupati Bandung Barat, Aa Umbara telah membuat nota kesepahaman tonase sampah sebanyak 75 ton per hari dengan mempertimbangkan beban biaya operasional.

"Karena pemdes itu miniatur pemerintahan, sudah lengkap. Disitu ada Badan Usaha Milik Desa, karena mana kala kita mengelola sampah itu kan ada profit," ucap Apung.

Solusi lainnya, kata Apung, Pemda KBB juga telah menyiapkan dua opsi lokasi untuk lahan pengganti TPA Sarimukti yang berada di Kecamatan Cipatat tersebut untuk sisa sampah yang tidak terbuang ke TPA Legoknangka itu.

Penuturan Muncikari PSK asal Sukabumi yang Digerebek Andre Rosiade, Siapa Pemesannya?

Apung mengatakan, lahan pengganti tersebut pilihannya yakni di Kecamatan Cililin dan Kecamatan Cipatat yang lokasinya tepat berada di samping TPA Sarimukti.

Namun, kata Apung, untuk di Cililin tidak mungkin karena masyarakatnya belum terbiasa dengan dampak negatif pembuangan sampah, sedangkan di Cipatat masyarakatnya sudah terbiasa.

"Jadi kemungkinannya, kita mengambil lahan pengganti itu, ya di Cipatat terlebih disana ada lahan yang milik masyarakat, terutama dibawah tebing," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved