Rabu, 22 April 2026

Kembali Diterjang Banjir, Kondisi Jembatan Cilalanang Kian Parah, Jembatan Bisa Ambruk

Kondisi Jembatan Cilalanang di Dusun Harendong, Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Ichsan
tribunjabar/handika rahman
Jembatan Cilalanang Indramayu 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kondisi Jembatan Cilalanang di Dusun Harendong, Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu semakin rusak pascaditerjang banjir bandang.

Tiang yang menjadi kaki jembatan itu bahkan satu di antaranya sudah patah, sedangkan kondisi kaki-kaki jembatan yang lainnya miring.

Sebelumnya, banjir bandang juga sempat menerjang kawasan setempat pada awal tahun 2020 lalu.

Banjir itu membuat kaki-kaki jembatan retak. Banjir tersebut juga diketahui sempat naik ke permukaan dan merendam ruas Tol Cikopo-Palimanan (Tol Cipali) KM 136.200 hingga ketinggian 15-20 centimeter.

Pantaian Tribuncirebon.com, retak-retak pada dinding Jembatan Cilalanang kini  semakin parah dan kondisinya nyaris ambruk.

Kembaran Striker Persib Bandung Bakal Berlabuh di PSKC Cimahi, Sang Pelatih Sebut Sedang Nego

Warga setempat, Dulamin (40) mengatakan, rusaknya Jembatan Cilalanang akibat terjangan banjir bandang pada Kamis (6/2/2020) kemarin sekitar pukul 16.00 WIB.

"Rusaknya bareng sama jalan yang ambrol, karena banjir bandang," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di lokasi setempat, Minggu (9/2/2020).

Warga lainnya, Tomo mengatakan, khawatir jika kondisi tersebut terus dibiarkan.

Dirinya menilai, kerusakan pada jalan dan jembatan harus segera diperbaiki secepatnya.

"Kalau kena banjir bandang sekali lagi mungkin bakalan ambruk, kondisinya sudah parah," ucapnya.

Padahal jalan tersebut merupakan jalur alternatif yang banyak dilintasi kendaraan, termasuk kendaraan besar, seperti truk bermuatan batu, pasir, dan masih banyak lagi.

Begini Kondisi Terakhir WNI yang Terjangkit Virus Corona di Singapura

Warga berharap, pemerintah bisa segera memperbaiki sejumlah kerusakan tersebut mengingat intensitas curah hujan sekarang ini tengah tinggi.

"Kemarin memang sudah ada dari desa dari pemerintah, ya semoga bisa cepat diperbaiki karena bahaya," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved