Breaking News:

Hari Pers Nasional, Kasus Kekerasan terhadap Wartawan Hingga Kini Belum Tuntas

Dalam peringatan Hari Pers Nasional, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung kembali mengingatkan

tribunjabar/ery chandra
Dua jurnalis didampingi koalisi bantuan hukum tengah melaporkan kejadian kekerasan yang dialaminya kepada petugas Propam Polrestabes Bandung, Kota Bandung, Kamis (2/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dalam peringatan Hari Pers Nasional, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung kembali mengingatkan peristiwa kekerasan aparat kepada dua jurnalis saat gelaran Mayday pada 1 Mei 2019.

Koordinator Divisi Advokasi AJI Bandung, Iqbal Tawakal Lazuardi mengatakan kasus kekerasan terhadap jurnalis selama 2019 menguap di tangan kepolisian. Pasalnya, dua jurnalis yang sudah melaporkan kasusnya tersebut hingga kini belum ada tindak lanjut.

"Kasus yang kami laporkan ke polisi terkait kasus kekerasan yang dialami Reza dan Prima sampai saat ini belum ada perkembangan. Polisi nampak tidak memprioritaskan kasus ini diselesaikan. Sudah hampir satu tahun kasus ini ngambang di Propam Polrestabes Bandung," ujar Iqbal, saat dikonfirmasi, Minggu (9/2/2020).

Pihaknya mencatat dua jurnalis tersebut memperoleh intimidasi dari aparat ketika aksi Hari Buruh Internasional. Ketika itu, Reza dan Prima melihat massa aksi berbaju hitam tengah dipukuli oleh anggota polisi. Secara spontan, Reza dan Prima mendekat ke titik keributan dan membidikan kameranya ke arah peristiwa pemukulan itu.

Tahun 2020 Binamarga Jabar Fokus Audit Tata Ruang KBU dan Standarisasi Jalan

Lantas, ketika akan pindah lokasi, seorang anggota polisi dari satuan Tim Prabu Polrestabes Bandung memiting Reza. Menurut Reza, anggota Tim Prabu itu menggunakan sepeda motor KLX.

Reza sempat menunjukkan kartu persnya tetapi tak digubris. Polisi itu kemudian menginjak lutut serta tulang kering kaki kanannya berkali-kali hingga mengalami memar. Secara paksa, aparat itu mengambil kamera Reza serta menghapus foto-foto yang telah diabadikannya.

Sedangkan, Prima Mulia beruntung tak memperoleh kekerasan fisik. Tetapi memperoleh ancaman. Dia mengaku, sempat disekap oleh tiga orang polisi dan diancam foto-fotonya dihapus. Ancaman kepada Prima datang dari tiga anggota polisi yang tak mengenakan seragam.

Kasus tersebut telah dilaporkan melalui Propam Polrestabes Bandung dan sudah dilakukan beberapa rangkaian penyelidikan. Tetapi penyelidikan itu tidak lagi terdengar hasilnya.

"Terakhir tahap penyelidikan sekitar agustus 2019. Belum ada perkembangan lagi. Penyelidikan terakhir kami menunjukkan bukti baru. Berupa foto terduga pelaku untuk kasus Reza. Pelakunya pakai seragam tim Prabu. Khusus kasus yang menimpa Prima bahkan sama sekali belum ada perkembangan," katanya.

Garam Berbau Kemenyan hingga Jimat Bentuk Ketapel, Benda Aneh yang Ditemukan di Lokasi Tes CPNS 2019

Halaman
12
Penulis: Ery Chandra
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved