Breaking News:

Eksklusif Tribun Jabar

Kemana Hilangnya Masker saat Ada Hantu Virus Corona? Dugaan Diborong Dijual Lagi dengan Harga Tinggi

Langkanya masker di pasaran seiring merebaknya pemberitaan virus corona belum ada pihak yang memastikan hilangnya. Dugaan, diborong, dijual lagi.

Tribunjabar.id/Andri M Dhani
Di tingkat pedagang asongan di Terminal Cicaheum harga masker naik dua kali lipat, biasanya hanya Rp 1.500 per 2 lembar, kini naik menjadi Rp 2.000 per lembar. Foto diambil Sabtu (8/2/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Langkanya masker di pasaran seiring merebaknya pemberitaan tentang virus corona belum ada pihak yang memastikan kemana hilangnya masker setelah diborong di apotik-apotik.

Dugaan dan spekulasi sementara hanya muncul bahwa masker diborong untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Seperti yang dikatakan oleh Apoteker Kimia Farma, Mandala, yang mengatakan ia masih menduga yang membeli borongan untuk dijual kembali.

Distributor Masker Hijab Jualan Online, Baru Tiga Hari Posting di Marketplace Sudah Ada yang Beli

"Saya menduga untuk dijual kembali, pasalnya saya belum memastikan kemana selanjutnya masker tersebut," kata Mandala.

Namun, Mandala tak mau berspekulasi lebih jauh karena tugasnya hanya melayani pelanggan. Ia mengatakan dari suplier belum ada lagi pengiriman barang.

"Sepekan ini dipastikan kosong, kami tak mengetahui kapan barang akan datang lagi," kata Mandala.

Seorang karyawan apotik lainnya di Cianjur, Alya Nuralia (20), mengatakan, ia sempat bertanya kepada beberapa pembeli yang memborong masker dalam jumlah banyak.

"Saya mendengar untuk digunakan di pabrik, pasti karyawannya banyak jadi butuh masker yang banyak, tapi anehnya hanya kejadian saat ini saja berbarengan dengan merebaknya virus corona," kata Alya.

Sekda Cianjur Imbau Produsen dan Peritel Masker Jangan Memanfaatkan Isu Virus Corona

Alya juga tak mau berspekulasi mengenai menghilangnya masker karena diborong secara bersamaan. "Ia dari bagian pengadaan barang juga belum tahu kapan akan ada lagi masker," ujar Alya.

Pantauan Tribun di seputar kota Cianjur, jalanan memang masih belum terlihat banyak yang memakai masker ketika berjalan kaki di seputaran kota.

Hanya beberapa pengendara motor saja yang mengenakan masker. Namun warga tak kaget ketika masker langka di pasaran karena merebaknya pemberitaan tentang corona.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved