Impor dari Cina Dibatasi, Disperindag Jabar Cari Bawang Putih di Daerah di Jawa Barat

Upaya itu menyusul pembatasan impor bawang putih dari Cina setelah merebaknya virus corona.

Impor dari Cina Dibatasi, Disperindag Jabar Cari Bawang Putih di Daerah di Jawa Barat
TRIBUN JABAR / FIRMAN WIJAKSANA
BAWANG PUTIH -- Harga bawang putih di Pasar Ciawitali Guntur, Kabupaten Garut mulai mengalami kenaikan sejak tiga hari lalu, Selasa (17/5/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat mulai mencari pasokan bawang putih dari sentra produksi bawang putih lokal di Jawa Barat atau provinsi lainnya di Indonesia.

Upaya itu menyusul pembatasan impor bawang putih dari Cina setelah merebaknya virus corona.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri pada Disperindag Jabar, Eem Sujaemah, mengatakan harga bawang putih saat ini mulai naik akibat kebijakan pembatasan impor dari Cini tersebut.

“Pantauan kami di Jawa Barat sampai pekan ini harga bawang putih tertinggi sudah mencapai Rp 43.000 per kilogram. Dari Desember sampai awal Januari itu masih di Rp 32.000 per kilogram,” katanya.

Pihaknya mencatat guna memenuhi kebutuhan lokal, pasokan dari sejumlah sentra bawang putih diupayakan tetap mengalir. Tiga daerah tersebut di antaranya Indramayu, Garut, dan Tasikmalaya.

Dampak Corona di Cina, Harga Bawang Putih di Purwakarta Capai Rp 60 Ribu Per Kilogram

Harga Bawang Putih Menjulang Padahal Stok Normal, Kadisdagin Kota Bandung Duga Aksi Spekulan

Walaupun 90 persen pasokan bawang putih berasal dari Cina, katanya, tiga daerah penghasil bawang putih lokal diharapkan bisa mengisi kebutuhan lokal sementara waktu ini.

Meski merupakan bahan pokok penting di masyarakat, ketiadaaan bawang putih impor menurutnya tidak akan terlalu berpengaruh pada kebutuhan rumah tangga.

Disperindag Jabar juga memastikan tetap mencari solusi dengan Tim Pengendali inflasi Daerah karena Bulog tidak bisa menyediakan komoditas ini untuk stok pasar.

“Satu-satunya impor pangan dari Cina ke Jawa Barat memang cuma bawang putih,” katanya.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved