Eksklusif Tribun Jabar

Distributor Masker Hijab Jualan Online, Baru Tiga Hari Posting di Marketplace Sudah Ada yang Beli

ERIC Aditya (35), sebelum membuka toko online khusus fesyen, terutama masker hijab, bekerja di perusahaan leasing mebel.

Distributor Masker Hijab Jualan Online, Baru Tiga Hari Posting di Marketplace Sudah Ada yang Beli
Tribun Jabar/Januar P Hamel
Eric Aditya, produsen dan distributor masker hijab di kediamannya, Kampung Andir RT 02/07, Pakutandang, Ciparay, Selasa (4/2/2020). 

TRIBUNJABAR.ID - ERIC Aditya (35), sebelum membuka toko online khusus fesyen, terutama masker hijab, bekerja di perusahaan leasing mebel. Dia memutuskan berhenti berkeja karena ternyata bisnis yang digelutinya itu memiliki proyeksi bagus.

"Alahamdulillah melebihi gaji di perusahaan, kalau lagi ramai, waktu dulu omzetnya bisa dua digit, bisa mencapai kadang-kadang 15 kadang-kadang 18 juta, Kalau sekarang mah di bawah 10 juta" katanya saat ditemui di kediamannya, Kampung Andir RT 02/07, Pakutandang, Ciparay, Selasa (4/2/2020).

Menurut Eric, empat tahun ke belakang belum banyak saingan berjualan di online. Dia mengaku, saat itu, hanya dia yang berjualan masker hijab lewat online di Bandung.

"Sekarang banyak saingan, lagian namanya pendatang baru, mereka bersaingnya pasti nurunin harga. Mau tidak mau kami juga nurunin harga otomoatis, kan, marginnya juga makin berkurang jadi omzet ke kami juga bisa berkurang," ujarnya.

Eric megaku berjualan masker setelah ditawari temannya. Saat itu, temannya bawa masker minta tolong kepadanya untuk menjualnya. Dia kemudian memasarkannya lewat marketplace.

"Saya coba jualin di toko online, sehari, dua hari, tiga hari, satu bulan permintaan terus bertambah, sudah banyak yang beli," kata Erick.

Untuk memasarkannya, Eric memilih-milih marketplace yang memberikan promosi seperti ongkos kirim (ongkir) gratis. Ada beberapa marketplace yang dia coba.

Eric Aditya, Distributor dan Produsen Masker Hijab
Eric Aditya, Distributor dan Produsen Masker Hijab (Tribun Jabar/Januar P Hamel)

"Kami pasang di marketplace yang memberikan promo ongkir gratis, ada yang beli lima biji, 10 biji, tiap hari konsumen, dua, tiga, lima terus nambah, tergantung promo masarinnya," kata Eric.

Eric pun memilah-milah harga tergantung tokonya di mana, kalau di Instagram atau Facebook harganya mencapai 27.000. Kalau marketplace harganya dari Rp 17.000-22.000.

Halaman
12
Editor: Januar Pribadi Hamel
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved