Sejak Berita Virus Corona, Masker Jadi Sangat Langka di Purwakarta, Harganya Melambung Tinggi

Adanya isu virus corona ini ternyata berdampak pula pada penjualan masker di apotek-apotek yang ada di Purwakarta.

Sejak Berita Virus Corona, Masker Jadi Sangat Langka di Purwakarta, Harganya Melambung Tinggi
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Sejak berita soal virus corona, masker menjadi langka di apotek-apotek yang ada di Purwakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA- Pemberitaan terkait kasus virus corona masih sangat hangat menjadi pembicaraan publik Indonesia, terlebih banyak tenaga kerja asing di Indonesia berasal dari Cina.

Adanya isu virus corona ini ternyata berdampak pula pada penjualan masker di apotek-apotek yang ada di Purwakarta.

Tribun Jabar mencoba menelusuri ke sejumlah apotek yang ada di Purwakarta dan hasilnya ternyata memang benar ada kelangkaan persediaan masker.

Mala (30), seorang pegawai di Apotek Syamil Medika menyebut kelangkaan masker memang terjadi sejak seminggu lalu.

Menurutnya, kelangkaan masker ini karena memang di pedagang besar farmasi (PBF) telah habis.

jenis masker dan cara menggunakan masker untuk mencegah virus corona
jenis masker dan cara menggunakan masker untuk mencegah virus corona (Kolase Tribun Jabar (Kompas.com/medscape.com))

Ketahui Gejala Virus Corona, Lengkap dengan Cara Mencegah dan Masker yang Harus Digunakan

Viral Pria Misterius di China Sumbangkan 500 Masker ke Kantor Polisi, Langsung Diberi Hormat

"Kami minta (masker) ke PBF sudah habis. Kami biasa membeli 10 boks kecil tapi sejak ada isu virus corona (masker) jadi menghilang," katanya di lokasi, Jumat (7/2/2020).

Meski kelangkaan masker telah terjadi, Mala menyebut banyak permintaan warga untuk membeli masker.

Kelangkaan masker pun terjadi di Apotek Permata. Erni (23), seorang pekerja di sana mengaku tak hanya masalah kelangkaan masker tapi masalah harganya pun melambung tinggi.

"Sekarang harganya bisa capai Rp 50 ribu lebih yang biasanya hanya Rp 30-35 ribu per 1 boks. Tapi, banyak saja orang yang mencari masker," katanya.

Hal senada pun dibenarkan oleh Indri (21) pekerja di Apotek Perdana mengakui stok masker di apoteknya menipis dan harganya pun melambung tinggi.

"Harga satu masker itu Rp 4 ribu sekarang. Jadi, kalau satu boks masker isi 50 masker maka bisa dikatakan harga Rp 200 ribu," ujarnya. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved