Harga Sayuran di Pasar Ciawitali Garut Turun, Stok Pun Membusuk

Oping (50), salah seorang pedagang menyebut, stok sayur di tokonya banyak yang busuk karena persediaan tak sesuai dengan permintaan.

Harga Sayuran di Pasar Ciawitali Garut Turun, Stok Pun Membusuk
Tribun Jabar/Seli Andina Miranti
Ilustrasi: Sayuran di Pasar Inpres Sumedang, Senin (6/5/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT- Pedagang di Pasar Ciawitali Garut mengeluhkan harga sayuran yang turun.

Penurunan harga tersebut berimbas pada stok sayur yang melimpah.

Oping (50), salah seorang pedagang menyebut, stok sayur di tokonya banyak yang busuk karena persediaan tak sesuai dengan permintaan.

Dampak Corona di Cina, Harga Bawang Putih di Purwakarta Capai Rp 60 Ribu Per Kilogram

Ia pun harus merugi dan menjual murah barang dagangannya ketimbang stok sayur membusuk.

"Melimpahnya pasokan tidak diimbangi oleh daya beli masyarakat. Pembeli menurun sampai 70 persen. Soalnya banyak pilihan sayuran yang bisa dibeli dan harganya murah," ucap Oping, Kamis (6/2/2020).

Harga sayuran yang turun mulai dari kol, kacang, sawi, dan timun.

Kisaran harganya mulai dari Rp 2 ribu hingga Rp 4 ribu per kilo.

Saat musim hujan, diakui Oping, harga sayuran kerap turun karena banyaknya pasokan.

"Tapi baru kali ini sampai banyak sayur yang busuk. Padahal biasanya tidak seperti ini. Daripada busuk, saya bagikan saja ke warga sekitar," katanya.

Halaman
12
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved