Gelar Munaslub di Bandung, Ini Agenda Penting Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia

Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) menggelar Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) di Bandung

Gelar Munaslub di Bandung, Ini Agenda Penting Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia
Istimewa
Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia ( GPEI) menggelar Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) di Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) menggelar Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) di Bandung.

Munaslub GPEI digelar untuk mengamandemen anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) GPEI.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) GPEI, Toto Dirgantoro, mengatakan bahwa amandemen AD/ART dilakukan sebagai upaya penyempurnaan AD/ART yang belum pernah dilakukan sejak GPEI berdiri.

Virus Corona Ancam Industri Telekomunikasi Nasional, Apnatel Sesalkan Absennya Gubernur dan Kadin

Bank Indonesia Perwakilan Jabar Waspadai Dampak Virus Corona pada Perkembangan Ekonomi Jawa Barat

"Sejak didirikan pada 1961, belum pernah ada penyempurnaan AD/ART, makanya agenda Munaslub GPEI kali ini khusu membahas dan mengesahkan penyempurnaan dan atau perubahan AD/ART GPEI," kata Toto di sela Munaslub, Rabu (6/2/2020).

Toto mengatakan bahwa GPEI didirikan oleh Menteri Perdagangan RI berdasarkan SK Menteri Perdagangan RI Nomor 784/M tanggal 21 Februari 1961 tentang Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia Sementara (GPEIS) dan SK Menteri Perdagangan RI Nomor 167/SK/XI/66 tanggal 29 November 1966 tentang Peningkatan nama dari GPEIS menjadi GPEI (Indonesia Exporters Association).

"Penyempurnaan AD/ART GPEI ini merupakan realisasi amanat dari Musyawarah Nasional (Munas) VIII GPEI yang telah dilaksanakan pada Kamis, 7 November 2019," ujarnya.

Munaslub yang dihadiri Ketua Umum DPP GPEI, Benny Soetrisno, jajaran pengurus DPP, serta para ketua DPD GPEI seluruh Indonesia, menurut Toto, juga merupakan wujud penyesuaian GPEI terhadap perkembangan zaman saat ini.

"Sehingga amandemen AD/ART ini kelak akan menjadi haluan bagi organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja ekspor Indonesia," tandasnya.

Terkait adanya pengurus GPEI lain di luar GPEI yang berdiri berdasarkan SK Menteri Perdagangan Tahun 1961 dan 1966, Toto mengaku tidak akan memberikan tanggapan, karena menurutnya, GPEI yang di pihaknya telah memenangi gugatan hingga tingkat Mahkamah Agung sehingga memiliki keputusan incraht. (*)

VIRAL Pernikahan Abah Kuka Pimpinan Pesantren Cijeungjing Ciamis Disiapkan dan Diantar Istri Pertama

Abah Kuka menikah diantar istri pertama _ 1
Abah Kuka menikah diantar istri pertama _ 1 (Capture dari Twitter @MSAndiP8)
Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved