Dampak Corona di Cina, Harga Bawang Putih di Purwakarta Capai Rp 60 Ribu Per Kilogram

Harga bawang putih melonjak tinggi di Purwakarta setelah adanya isu virus corona di Wuhan, Cina.

Dampak Corona di Cina, Harga Bawang Putih di Purwakarta Capai Rp 60 Ribu Per Kilogram
dok.tribun
Bawang putih 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Harga bawang putih melonjak tinggi di Purwakarta setelah adanya isu virus corona di Wuhan, Cina.

Harga bawang putih terpantau melonjak di Pasar Rebo, Jumat (7/2/2020). Bawang putih per kilogramnya menembus angka Rp 60 ribu yang awalnya hanya Rp 28 ribu per kilogram.

"Pasokan berkurang jadi otomatis harganya meningkat hingga 100 persen. Penjualannya juga jadi berkurang," kata Dadan (32) pedagang di Pasar Rebo Purwakarta.

Dadan juga mengakui bahwa bawang putih yang dijualnya itu merupakan impor dari negara tirai bambu tersebut terlihat dari label di bawang putihnya.

Toto Sucartono akan Kerahkan Warga Saat Penyerahan Berkas Persyaratan Pilkada Indramayu 2020

"Konsumen jarang ada yang protes kenaikan harga bawang putih karena paham takut kena virus," ujarnya.

Setiap hari, Dadan mengatakan biasanya mampu menjual 10 kilogram bawang putih tapi saat ini hanya mampu menjual 3 kilogram per harinya.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Purwakarta, Wita Gusrianita membenarkan adanya lonjakan harga bawang putih di Purwakarta.

Menurutnya, kenaikan ini adanya kebijakan dari pemerintah pusat sehingga pasokan bawang putih pun dihentikan sementara karena harga melonjak.

Profil Sajad Ukra, Mantan Suami Nikita Mirzani yang Banyak Dibicarakan, Rupanya Bule Asal Negeri Ini

"Kami terus koordinasi dengan provinsi dan pantau kenaikan harga (bawang putih). Kami punya data harga bawang putih kisaran Rp 40-60 ribu," ujar Wita saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Meski harga naik dan dihentikan pengiriman bawang putih dari Cina, Wita menegaskan ketersediaan bawang putih masih aman sehingga tak perlu adanya operasi pasar murah.

"Tahun lalu harga bawang putih bahkan capai Rp 100 ribu. Jadi harga saat ini masih belum perlu dilakukan OPM," ujarnya.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved