Update Kasus Sunda Empire, Kini Polisi Melibatkan Psikolog untuk Penyelidikan

Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan, psikolog dihadirkan untuk memudahkan proses penyidikan terhadap tiga petinggi Sunda Empire.

Kolase Tribun Jabar (Facebook/Renny Khairani Miller)
wajah pemimpin tertinggi Sunda Empire, Bunda Ratu Ratnaningrum 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Setelah meminta keterangan dari ahli pidana dan ahli sejarah, kini polisi melibatkan psikolog untuk pendalaman kasus Sunda Empire.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan, psikolog dihadirkan untuk memudahkan proses penyidikan terhadap tiga petinggi Sunda Empire.

Mereka itu sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni Nasri Banks, Ki Ageng Ranggasasana, dan Raden Ratna Ningrum.

Proses pendalaman kasus Sunda Empire dengan melibatkan ahli sudah dilakukan sejak Senin (3/2/2020).

"Belum keluar (hasil psikologi)" ujar Saptono Erlangga saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (6/2/2020).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga memberi keterangan kepada wartawan di sekitar makam Lina, Jalan Sekelimus I, Kota Bandung, Kamis (9/1/2020)
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga memberi keterangan kepada wartawan di sekitar makam Lina, Jalan Sekelimus I, Kota Bandung, Kamis (9/1/2020) (Tribun Jabar/Mega Nugraha)

Masa Lalu Rangga Sasana Sunda Empire Dibongkar Mantan Istri: Siang Ketemu, Malamnya Menikah

Tiga Petinggi Sunda Empire Ditangkap, Ketua Umum FSKN Apresiasi Polda Jabar

Hasil pemeriksaan itu, ujar Erlangga, tidak akan diumumkan kepada media. Sebab, hasil psikologi nantinya digunakan untuk kepentingan penyidikan dan bersifat rahasia.

"Itu gak bisa kami sampaikan karena itu yang pertama untuk kepentingan penyidikan dan kedua psikologi itu kan untuk pribadi sebenarnya," katanya.

Sebelumnya, Ki Ageng Ranggasasana mengklaim Sunda Empire merupakan lembaga tingkat dunia yang memiliki tujuan untuk menyejahterakan dan mewujudkan perdamaian dunia.

Menurut Ki Ageng Ranggasasana, Sunda Empire beranggotakan negara dan pemerintahan di dunia.

Selain itu, Sunda Empire pun mengklaim memiliki deposito sebesar 500 juta dollar di bank Swiss.

Polisi menjerat ketiga tersangka dengan Pasal 14 dan atau 15 undang-undang RI No. 1 tahun 1946, dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun.

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved