Tahun Ini Pemprov Jabar akan Revitalisasi Tahap Dua Gedung Sate, Gedung Pakuan, dan GOR Saparua

Pemprov Jabar kembali akan melakukan revitalisasi tahap dua bagi ketiganya dengan total anggaran yang ditaksir menyentuh angka Rp 36,9 miliar.

Tahun Ini Pemprov Jabar akan Revitalisasi Tahap Dua Gedung Sate, Gedung Pakuan, dan GOR Saparua
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Ilustrasi: Foto wajah baru Gedung Sate tampak depan di Jalan Diponegoro. Sejumlah wisatawan sedang berfoto-foto, Kamis (30/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Setelah selesai melakukan upaya revitalisasi fungsi dan estetika tahap tahap satu terhadap tiga bangunan bersejarah di Kota Bandung yaitu, Gedung Sate, Gedung Pakuan, dan GOR Saparua yang menghabiskan anggaran Rp 25 miliar.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali akan melakukan revitalisasi lanjutan atau tahap dua bagi ketiganya dengan total anggaran yang ditaksir menyentuh angka Rp 36,9 miliar. Sehingga total biaya revitalisasi di dua tahun anggaran tersebut mencapai Rp 61,9 miliar.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Kasan Basari mengaku geram, dan meminta Gubernur Jawa Barat dan Pemprov Jabar untuk mempertimbangkan kelanjutan dari proyek tersebut.

Kementerian Perdagangan Membuka Opsi Impor Bawang Putih dari Negara Selain China, Begini Sikap Jabar

Terlebih menurutnya, selain hasil dari revitalisasi tahap satu dinilainya sudah cukup, tetapi juga anggaran puluhan miliar tersebut, sebaiknya dapat dialokasikan untuk kepentingan lain yang bersifat mendesak.

"Sejak awal kami memang telah menyoroti kebijakan terkait hal itu (revitalisasi). Karena, melihat besaran anggaran yang dibutuhkan dalam proyek itu, baiknya dapat diarahkan terhadap kepentingan-kepentingan lain, seperti sarana prasana dan peningkatan ekonomi Jabar," ujarnya melalui sambungan telepon. Kamis (6/2/2020).

Kasan pun mencontohkan, dengan besaran anggaran tahap dua senilai Rp. 36,9 miliar, dapat diarahkan untuk perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) masyarakat, dimana berdasarkan informasi yang di milikinya jumlah rutilahu mencapai sekitar 46 ribuan yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat.

"Tahun lalu saja, Pemprov mampu melakukan perbaikan terhadap 11 ribu rutilahu, karena adanya pergeseran anggaran, maka harusnya tahun ini pun bisa demikian. Tapi kembali lagi, semua keputusan berada di tangan Gubernur, kami hanya dapat memberikan rekomendasi saja," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Umum Setda Jawa Barat, Iip Hidayat mengatakan, upaya revitalisasi ketiga bangunan tersebut masuk dalam dua tahun rancangan APBD tahun 2019-2020.

Pembangunan Pengolahan Sampah Plastik Jadi Biodiesel di Jabar Dimulai

Adapun rincian revitalisasi tahap pertama, Gedung Sate yang meliputi penataan taman di halaman depan dan belakang menghabiskan biaya Rp 14,9 miliar. Sedangkan Gedung Pakuan, selain penataan taman di bagian belakang gedung, tetapi juga pembuatan kolam renang untuk sarana olahraga sang Gubernur, serta penataan kolam ikan yang di total menghabiskan anggaran mencapai Rp 4 miliar.

Halaman
12
Penulis: Cipta Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved