Breaking News:

Puluhan Calon Pengantin di Depok Terancam Gagal Nikah, Wedding Organizer-nya Ternyata Penipu

Kasubag Humas Polres Metro Depok AKP Firdaus mengatakan pihaknya mendapatkan penipuan berkedok WO dari laporan pelanggan.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Puluhan korban wedding organizer diduga bodong melapor ke Polres Metro Depok. 

“Paket yang Rp 60 juta fasilitasnya itu katering, dekorisasi gedung, gaun pengantin, sampai cincin pernikahan," ujar Prasetyo.

"Untuk katering dapat 800 packs untuk 400 undangan yang saya sebar,” Prasetyo menambahkan.

Prasetyo yang akan melangsungkan pernikahan pada 29 Februari mendatang sudah membayar Rp 30 juta.

“Saya sudah bayar Rp 30 juta, setengahnya dulu. Itu bayarnya cash."

"Saya samperin langsung ke kantornya di Jalan Pramuka, Pancoran Mas, karena saya kurang percaya sama yang transfer-transfer gitu."

"Jadi saya samperin langsung dan ketemu langsung sama si Anwar,” tutur Prasetyo.

Warga Jakarta Timur ini mengetahui wedding organizer tersebut dari calon istrinya yang memang warga Kota Depok.

Setelah melihat akun sosial media wedding organizer Anwar, Prasetyo dan calon istrinya memutuskan menggunakannya.

Harapannya pun kini telah pupus setelah Anwar Said ditangkap.

Prasetyo berharap uang yang telah ia serahkan bisa kembali lagi.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved