Jalan Raya Ciganea Banyak Kendaraan Besar, Polres Purwakarta Siap Kaji Jam Operasionalnya

Jalur Ciganea selama dua hari kemarin memakan korban jiwa dan sejumlah pengendara alami luka-luka

Jalan Raya Ciganea Banyak Kendaraan Besar, Polres Purwakarta Siap Kaji Jam Operasionalnya
tribunjabar/nandri prilatama
2 Kali Kecelakaan Terjadi di Jalan Raya Ciganea 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Jalur Ciganea selama dua hari kemarin memakan korban jiwa dan sejumlah pengendara alami luka-luka akibat adanya kendaraan-kendaraan besar yang melalui jalan tersebut.

Kasatlantas Polres Purwakarta, AKP Zanuar Cahyo Wibowo mengatakan kasus kecelakaan yang terjadi pada Senin (3/2/2020) terjadi karena disebabkan faktor jalan yang memang adanya lubang. Jalan tersebut merupakan statusnya jalan provinsi.

Sedangkan kasus kecelakaan kedua (Selasa 4/2/2020), Bowo sapaan akrabnya menyebut karena faktor kelalaian pengendara motor juga dump truk.

Bowo mengaku pihaknya usai kejadian itu sudah mengirim surat dan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi agar secepatnya memperbaiki jalan yang berlubang untuk tak ada lagi korban jiwa.

"Kami bakal lakukan penegakkan hukum dengan memanggil agen tunggal pemegang merek (ATPM) untuk memeriksa kelayakan kendaraan apakah ada overdimensi overload (ODOL) atau tidak," ujarnya di Mapolres Purwakarta, Rabu (5/2/2020).

BREAKING NEWS: WNA Asal Hubei Cina Dirawat di Ruang Isolasi RSD Gunung Jati Kota Cirebon

Untuk mengatasi kendaraan ODOL di jalur padat kendaraan roda enam, Bowo menegaskan jajarannya ketat menindak kendaraan ODOL yang dapat berimbas pada pengguna jalan.

"Tingkat kecelakaan memang tinggi di Ciganea ini. Dan penegakkan hukum kami laksanakan bersama Dishub Purwakarta terkait dimensi angkutan sesuai tonase," ujarnya.

Ketika disinggung soal jam operasional kendaraan besar yang melalui jalur padat ini, Bowo menyebut pihaknya bakal mengkaji sesuai aturan dan petunjuk Pemerintah daerah Purwakarta.

"Khusus angkutan tanah, kami koordinasikan apakah di jam-jam sibuk dan jam pagi-sore tak beroperasi atau apakah di malam hari, jadi tengah dikaji dahulu," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved