Breaking News:

Virus Corona Ancam Bandung

Pegawai PT KCIC Akhirnya Dilarang ke China, yang Sedang di China Tak Boleh ke Indonesia Dulu

Kata dia, kebijakan itu dianggapnya sangat penting karena menyangkut keselakatan jiwa para pekerja dan masyarakat di sekitar lokasi proyek KCJB.

Istimewa
Selesaikan proses pematangan lahan, PLN UIP JBT I – PLN UPP Kit JBT 3 siap memulai pekerjaan konstruksi GIS 150 kV Padalarang Baru II yang terletak di Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Selain GIS 150 kV Padalarang Baru II ini, PLN juga akan membangun GIS 150 kV Tegalluar, SUTT 150 kV Cirata – Padalarang Baru II – Padalarang serta SUTT 150 kV Tegalluar Incomer untuk memenuhi kebutuhan listrik Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). 

‎Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT Kereta Cepat Indonesia - China (KCIC) selaku pemilik proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCB), mulai memberlakukan larangan keluar-masuk pegawainya, dari dan ke China berkaitan dengan mewabahnya virus corona.

‎"Sudah ada kebijakan, salah satunya melarang keluar masuk pekerja dari dan ke China hingga situasi aman," ujar Dirut PT KCIC, Chandra Dwiputra via pesan elektroniknya, Selasa (4/1/2020).

Kata dia, kebijakan itu dianggapnya sangat penting karena menyangkut keselakatan jiwa para pekerja dan masyarakat di sekitar lokasi proyek KCJB.

"Proyek KCJB tetap bersiaga menghadapi wabah ini. Kebijakan pembatasan keluar masuknya pekerja asing ke poyek KCJB sebagai upaya preventif. Sesuai dengan aturan pemerintah yang berlaku karena menyangkut kesehatan dan keselamatan jiwa dan masyarakat sekitar," kata Chandra.

Untuk melanjutkan proyek yang masuk proyek strategis nasional itu, pihaknya memaksimalkan sumber daya manusia yang ada.

"‎Dan mendorong pemenuhan tenaga tenaga kerja lokal untuk memastikan progres kontruksi berjalan optimal," ucap dia.

Ia menambahkan, pemberlakuan kebijakan ini mengikuti perkembangan situasi dan berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Serta menyesuaikan dengan aturan pemerintah di kedua negara," katanya.

Sementara itu, ratusan warga negara asing (WNA) asal China datang ke Jawa Barat (Jabar) selama Januari-Februari 2020, atau bersamaan dengan mewabahnya virus corona di Kota Wuhan, Chin.

Halaman
1234
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved