Kementan Luncurkan Agriculture War Room Berteknologi Modern

Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan Agriculture War Room (AWR), ruang Kontrol Pembaharuan Pertanian berbasis teknologi informasi modern

Kementan Luncurkan  Agriculture War Room Berteknologi Modern
istimewa
Acara soft launching Agriculture War Room di Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (4/2/2020) 

"Saya sangat bangga sekali, apapun kerjanya pasti harus bermain data. Karena data itu valid. Kalau ini ditata dengan baik kedepannya kita tidak akan ribut lagi soal impor beras atau lainnya. Jadi saya kira apa yang dibuat Mentan Syahrul ini harus dipertahankan dan bahkan bisa lebih maju lagi karena teknologi sejatinya terus berkembang," ujar Luhut.

Luas Lahan Baku Sawah Bertambah

Dalam acara peluncuran AWR ini, pemerintah juga merilis secara resmi Luas Lahan Baku Sawah Nasional 2019 dan Produksi Padi 2019. Menteri Administrasi Tata Ruang/ Badan pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil menyampaikan, Luas Lahan Baku Sawah Tahun 2019 yaitu seluas 7.463.948 hektar.

Bila dibandingkan dengan luas lahan baku sawah di 2018, angka ini lebih tinggi 358.000 hektar. Menurut Sofyan, terdapat beberapa alasan mengapa luas lahan baku sawah 2019 lebih besar. Salah satunya karena ada sawah yang tidak terekam sebagai sawah lantaran saat dilakukan pengambilan data di musim hujan, sawah tersebut terendam air.

“Setelah dilakukan verifikasi di lapangan, semua kementerian/lembaga telah sepakat bahwa yang kita verifikasi ini betul-betul data lahan baku sawah yang sebenarnya sesuai dengan ketentuan yang disepakati,” ujar Sofyan.

Menurutnya, penambahan luas baku sawah ini karena terdapat lahan sawah di sejumlah daerah yang sebelumnya tidak tertangkap oleh citra satelit sebagai lahan sawah karena terdapat genangan. Lahan sawah dalam penghitungan luas sawah ini didefinisikan sebagai areal tanah pertanian yang digenangi air secara periodik dan atau terus menerus. Lahan sawah ditanami padi, dan atau diselangi tanaman lain, seperti tebu, tembakau dan tanaman musim lainnya.

"Sawah yang belum terpetakan sebelumnya, jauh lebih besar daripada sawah yang mengalami alih fungsi," kata Sofyan.

Sejumlah provinsi yang mengalami penambahan luas baku sawah, yakni Jawa Timur, Lampung, Sulawesi Selatan, Yogyakarta dan Bangka Belitung. Dalam data luas baku sawah terbaru, provinsi dengan luas lahan sawah terbesar terdapat di Jawa Timur dengan luas 1,21 juta ha, Jawa Tengah 1,04 juta ha, Jawa Barat seluas 928.218 ha, Sulawesi Selatan seluas 654.818 ha dan Sumatera Selatan 470.602 ha

Editor: bisnistribunjabar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved