Truk Susu Hantam Pohon di Indramayu, Warga Semarang Tewas di Tempat, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Kejadian itu terjadi di Jalan Umum Desa/Kecamatan Patrol depan RSUD Pantura M.A Sentot Patrol, Minggu (2/2/2020) sekitar pukul 05.30 WIB.

Truk Susu Hantam Pohon di Indramayu, Warga Semarang Tewas di Tempat, Evakuasi Berlangsung Dramatis
Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Truk Colt Diesel bernomor polisi H 1335 M menabrak pohon di Jalur Arteri Pantura Kabupaten Indramayu tepatnya di Jalan Umum Desa/Kecamatan Patrol depan RSUD Pantura M.A Sentot Patrol, Minggu (2/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Sebuah kendaraan Truck Colt Diesel No.Pol : H 1335 M bermuatan susu oleng di Jalur Arteri Pantura Kabupaten Indramayu lalu menghantam sebuah pohon besar di pinggir jalan.

Kejadian itu terjadi di Jalan Umum Desa/Kecamatan Patrol depan RSUD Pantura M.A Sentot Patrol, Minggu (2/2/2020) sekitar pukul 05.30 WIB.

Akibat kecelakaan itu, kernet truk, Ngateman (56) warga Desa/Kecamatan Gunung Pati, Kabupaten Semarang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Proses evakuasi jasad korban kecelakaan di Jalur Arteri Pantura Kabupaten Indramayu berlangsung dramatis.

Polisi saat mengevakuasi truk yang menabrak pohon di Jalur Arteri Pantura Kabupaten Indramayu tepatnya di Jalan Umum Desa/Kecamatan Patrol depan RSUD Pantura M.A Sentot Patrol, Minggu (2/2/2020)
Polisi saat mengevakuasi truk yang menabrak pohon di Jalur Arteri Pantura Kabupaten Indramayu tepatnya di Jalan Umum Desa/Kecamatan Patrol depan RSUD Pantura M.A Sentot Patrol, Minggu (2/2/2020) (Istimewa)

Seorang saksi mata, Gilang Januar Ramadhan (20) mengatakan, korban yang mengenakan kaus coklat terhimpit antara badan mobil bagian depan dengan pohon.

"Untuk evakuasi harus menggunakan alat derek, truk diderek dulu ke belakang untuk menyelamatkan korban," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Ia menjelaskan, sebelum petugas datang warga setempat juga sempat mencoba melakukan evakuasi lebih dalu.

Namun, karena tabrakan yang keras dan mengakibatkan hancurnya bagian depan kendaraan membuat evakuasi korban sulit dilakukan.

Korban baru bisa dievakuasi saat petugas datang.

Halaman
123
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved