Puluhan Barista Bersaing Sajikan Kopi Terbaik di Ajang Coffee Expo Competition, di Unjani

Puluhan barista atau penyaji kopi dari berbagai coffe shop di Kota Bandung, turut meramaikan ajang Coffee Expo Competition di Unjani

Puluhan Barista Bersaing Sajikan Kopi Terbaik di Ajang Coffee Expo Competition, di Unjani
Tribun Jabar/Cipta Permana
Para barista bersaing ketat membuat penyajian kopi terbaik dalam ajang Coffee Expo Competition di Gedung Serba Guna (GSG) Unjani, Jalan Terusan Gatot Subroto, Kota Bandung, Minggu (2/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Besarnya potensi kopi di Jawa Barat serta tingginya animo masyarakat terhadap usaha di bidang coffee shop di Kota Bandung, menginisiasi Program Studi Teknik Industri Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) untuk menggelar Coffee Expo Competition.

Puluhan barista atau penyaji kopi dari berbagai coffe shop di Kota Bandung, turut meramaikan ajang tersebut, yang merupakan rangkaian kegiatan rutin tahunan Prodi Teknis Industri Unjani, bernama Industrial Engineering Festival (Interval) 2020.

Ketua Jurusan Teknik Industri Unjani Cucu Wahyudin mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah mendorong pengembangan industri kopi di Jawa Barat, khususnya Kota Bandung.

BELUM LIHAT Persib Bandung Vs Melaka United? Begini Jalannya Pertandingan Sampai Tuntas, Menag 3-1

Starting XI Persib Bandung vs Melaka United.
Starting XI Persib Bandung vs Melaka United. (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Terlebih, kopi merupakan salah satu produk unggulan pertanian yang dimiliki Jawa Barat, yang tengah digandrungi dan menjadi gaya hidup masyarakat urban. Namun kondisi saat ini, lanjutnya terjadi ketidakseimbangan antara supply dan demand, dimana permintaan kopi yang tinggi tidak diimbangi dengan hasilan produksi petani kopi.

"Ada peluang buat kita orang Jabar untuk terjun ke industri kopi, mulai dari hulu hingga hilir," ujar Cucu di sela kegiatan Coffee Expo Competition di Gedung Serba Guna (GSG) Unjani, Jalan Terusan Gatot Subroto, Kota Bandung, Minggu (2/2/2020).

Para barista bersaing ketat membuat penyajian kopi terbaik dalam ajang Coffee Expo Competition di Gedung Serba Guna (GSG) Unjani, Jalan Terusan Gatot Subroto, Kota Bandung, Minggu (2/2/2020).
Para barista bersaing ketat membuat penyajian kopi terbaik dalam ajang Coffee Expo Competition di Gedung Serba Guna (GSG) Unjani, Jalan Terusan Gatot Subroto, Kota Bandung, Minggu (2/2/2020). (Tribun Jabar/Cipta Permana)

Oleh karenanya, melalui kegiatan ini, pihaknya mendorong para mahasiswanya yang tengah menyelesaikan mata kuliah kewirausahaan, untuk menggelar kompetisi barista.

Selain sebagai bentuk pengenalan terhadap industri kopi, lanjut Cucu, kegiatan tersebut juga diharapkan memotivasi mahasiswa untuk terjun langsung dalam pengembangan industri kopi, baik sebagai pelaku usaha pengolahan kopi, hingga membuat alat perlengkapan atau mesin pengolah dan penyajian kopi berkualitas yang selama ini masih diimpor langsung dari luar negeri.

Cucu menambahkan, melalui Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM), Unjani juga menyediakan dana riset setiap tahunnya.

"Jadi peluang kesempatan di dunia kopi ini sangat terbuka lebar, baik sebagai pengusaha biji kopi, kuliner kopi, hingga membuat mesin pengolah kopi yang dibutuhkan dalam penyajian kopi. Apalagi harga sebuah mesin ekspresso di atas Rp10 jutaan. Nah, kita dorong mahasiwa untuk mampu menciptakan mesin itu dengan harga di bawah Rp. 5 jutaan, karena secara teknis kan hanya permainan suhu dan tekanan, dengan harga yang jauh ekonomis akan lebih banyak lagi coffee shop yang bisa membeli mesin itu," katanya.

Geoffrey Castallion dan Wander Luiz Buktikan Diri di Laga Persib Bandung vs Melaka, Ini Kata Robert

Aksi Geoffrey Castillion dan Wander Luiz bersama Persib Bandung di laga lawan Melaka United. (Foto: Tribun Jabar/Deni Denaswara)
Aksi Geoffrey Castillion dan Wander Luiz bersama Persib Bandung di laga lawan Melaka United. (Foto: Tribun Jabar/Deni Denaswara) (Kolase Tribun Jabar)

Sementara itu, CEO Interval Sofyan Budhi Poetra berharap, melalui Coffee Expo Competition, Interval dapat dikenal luas, khususnya oleh para barista dan para pecinta kopi.

Terlebih, kata Sofyan, dengan hadirnya para juri berkualifikasi tinggi, pihaknya juga memberikan kesempatan bagi para barista untuk menaikkan level keahlian mereka dalam meracik dan menyajikan kopi.

Selain diikuti para barista sebagai peserta, dalam pelaksanaanya, kompetisi ini pun melibatkan para juri profesional berkualifikasi dan bersertifikat, guna memberikan penilaian terhadap kopi hasil racikan dan penyajian para peserta.

"Hadirnya para juri berkualifikasi tinggi ini juga membuat para peserta antusias karena mereka juga ingin naik level," katanya. (Cipta Permana).

Penulis: Cipta Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved