Baru Pulang dari China, Warga Perancis Dikarantina Demi Tangkal Virus Corona

Perancis menugaskan sejumlah tenaga medis untuk memeriksa kesehatan warga yang baru kembali dari China.

AFP/HECTOR RETAMAL via Kompas.com
Pemandangan yang diambil dari Resor Berlibur di Carry0le-Rouet, dekat Marseille, di kawasan tenggara Perancis pada 1 Februari 2020. Hotel itu menjadi tempat karantina 179 warga Perancis dan pasangannya yang dievakuasi dari China akibat merebaknya virus corona. 

TRIBUNJABAR.ID, MARSEILLE - Perancis menugaskan sejumlah tenaga medis untuk memeriksa kesehatan warga yang baru kembali dari China.

Dilansir dari Kompas.com, tercatat ada 179 warga Perancis yang baru dievakuasi dari China.

Bersama dengan pasangannya yang notabene warga China, ke-179 orang menjalani karantina di sebuah hotel yang berlokasi di kawasan tenggara Negeri "Anggur".

Perintahkan Evakuasi WNI di Wuhan China, Jokowi: Ini Misi Mulia

Selama dua pekan, "tamu spesial" diinapkan di resor berlibur Carry-le-Rouet, sekitar 30 kilometer dari kota pelabuhan Marseille.

Pada Sabtu (1/2/2020), di pagi pertama, ada yang berjembur di bawah sinar matahari, ada yang duduk di luar dan membaca, ada juga yang melihat-lihat isi hotel.

"Solusi mudahnya mungkin menempatkan mereka di barak yang tidak digunakan," kata Marc Ziltman, anggota senior Palang Merah yang membantu proses karantina.

Dari pada menempatkan mereka di tempat buruk, Ziltman menuturkan alih-alih pemerintah Perancis membuat warganya senyaman mungkin.

"Tempat yang menjadi lokasi haruslah disepakati banyak pihak. Sebab, terduga bakal menghabiskan waktu selaam 14 hari di sana," paparnya dikutip AFP.

Korban Meninggal Akibat Virus Corona di China Mencampai Angka 304 Orang

"Patroli Gendarme"

Agar pelaksaan karantina virus corona berjalan semulus mungkin, otoritas berusaha memberikan pelayanan premium bagi 179 warga yang dievakuasi dari China.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved