Penuhi Kebutuhan Listrik Jabar dan Kereta Api Cepat, PLN UIP Siap Bangun GIS 150KV

Kebutuhan listrik di Jabar terus bertambah seiring makin tumbuhnya industri serta pertambahan penduduk, termasuk adanya proyek-proyek baru

Penuhi Kebutuhan Listrik Jabar dan Kereta Api Cepat, PLN UIP Siap Bangun GIS 150KV
Istimewa
Selesaikan proses pematangan lahan, PLN UIP JBT I – PLN UPP Kit JBT 3 siap memulai pekerjaan konstruksi GIS 150 kV Padalarang Baru II yang terletak di Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Selain GIS 150 kV Padalarang Baru II ini, PLN juga akan membangun GIS 150 kV Tegalluar, SUTT 150 kV Cirata – Padalarang Baru II – Padalarang serta SUTT 150 kV Tegalluar Incomer untuk memenuhi kebutuhan listrik Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti 'Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kebutuhan listrik di Jawa Barat terus bertambah seiring makin tumbuhnya industri serta pertambahan penduduk, termasuk adanya proyek-proyek baru seperti pembangunan kereta api cepat.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik tersebut, PLN UIP ( Peruahaan Listrik Negara Unit Induk Pembangunan) siap membangun konstruksi GIS (Gas Insulated Switchgear) 150 kV.

Manager PLN UPP Kit JBT 3, Andi Fallahi mengatakan, setelah menyelesaikan proses pematangan lahan, PLN UIP JBT I – PLN UPP Kit JBT 3 siap memulai pekerjaan konstruksi GIS (Gas Insulated Switchgear) 150 kV Padalarang Baru II yang terletak di Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Profil Dirut PLN Zulkifli Zaini, Sepak Terjangnya Tak Bisa Diremehkan, Kariernya Cemerlang

"GIS ini direncanakan akan memasok listrik Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) khususnya di stasiun Walini. Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) dengan panjang jalur 142,3 km akan menjadi kereta cepat yang pertama di Asia Tenggara. Selain stasiun Walini, KCJB juga memiliki 3 stasiun lainnya yaitu mulai dari Stasiun Halim, Stasiun Karawang hingga Stasiun Tegalluar," katanya di Bandung, Jumat (31/1/2020).

Selain untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur nasional Kereta Cepat Jakarta Bandung (KJCB), PLN UIP JBT I juga akan membangun sarana dan prasarana ketenagalistrikan lainnya yang terdiri atas SUTT 150 kV Cirata – Padalarang Baru II (KCIC Walini) – Padalarang yang membentang dari Kabupaten Purwakarta hingga Kabupaten Bandung Barat sepanjang sekitar 28,431 m.

SUTT ini akan menghantarkan listrik 150 kV guna menghubungkan 2 (dua) gardu induk eksisting dan 1 (satu) gardu induk baru yang belum terbangun.

Dua gardu induk eksisting tersebut adalah GITET 500 kV Cirata di Desa Cadassari, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta dan GI 150 kV Padalarang di Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Pada GITET 500 kV akan di pasang IBT (Interbush Transformer) berfungsi mengkonversikan tegangan listrik 500 kV menjadi 150 kV (GI 150 kV Cirata).

Sementara itu GIS 150 kV Padalarang Baru II akan dibangun di Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, Kabupatrn Bandung Barat

SUTT 150 kV Tegalluar Incomer (Kiaracondong II – Ujungberung) di Kecamatan Rancaekek dan Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Listrik akan dialirkan dari jalur eksisting SUTT 150 kV Kiaracondong – Ujungberung menuju GIS 150 kV Tegalluar melalui transmisi sepanjang sekitar 7.028,5 m.

"Selain untuk mendukung infrastruktur KCJB, pembangunan transmisi dan GIS ini juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik Provinsi Jawa Barat, khususnya di wilayah Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Purwakarta," katanya. (siti fatimah)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved