Mayat ABG di Gorong Gorong

Kapolres Tasikmalaya Kota Menegaskan Akan Profesional Selidiki Kasus Meninggalnya Desi Sulistina

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto, menegaskan, pihaknya akan bersikap profesional dalam menyelidiki kasus temuan jasad Desi Sulistina

Kapolres Tasikmalaya Kota Menegaskan Akan Profesional Selidiki Kasus Meninggalnya Desi Sulistina
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Ilustrasi: Mapolres Tasikmalaya Kota 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto, menegaskan, pihaknya akan bersikap profesional dalam menyelidiki kasus temuan jasad Desi Sulistina (13) alias Delis di dalam gorong-gorong.

"Kami akan bersikap profesional dalam penanganan kasus meninggalnya Delis. Masyarakat diharapkan bersabar sambil kami terus melakukan penyelidikan," kata Anom, di halaman Mapolres, Kamis (30/1/2020).

Sehari sebelumnya, Wati Candrawati (46), ibu kandung Delis, menyatakan kecurigaannya anak sulungnya itu meninggal secara tidak wajar.

Persib Punya Barisan Maut, Jika Geoffrey dan Wander Jadi Gabung, Duo Jangkung Siap Cetak Banyak Gol

Persib Punya Barisan Maut, Jika Geoffrey dan Wander Jadi Gabung, Duo Jangkung Siap Cetak Banyak Gol
Persib Punya Barisan Maut, Jika Geoffrey dan Wander Jadi Gabung, Duo Jangkung Siap Cetak Banyak Gol (Kolase Tribun Jabar)

Bahkan ia meminta pelakunya dihukum mati.

"Saya minta pelaku dihukum seberat-beratnya. Dihukum mati. Tubuh anak saya cukup besar, bagaimana mungkin bisa masuk gorong-gorong yang kecil," kata Wati, saat ditemui pada pemakaman Delis di pemakaman Lewo, tak begitu jauh dari rumahnya di Kampung Sindangjaya, Kelurahan Linggajaya, Kecmatan Mangkubumi, Rabu (29/1).

Menurut Kapolres, Sebuah kesimpulan penyebab kematian harus didasarkan pada bukti, keterangan saksi, dan hasil autopsi.

"Hingga saat ini kami sudah memintai keterangan sembilan saksi dari sekolah, warga sekitar dan keluarga," ujarnya.

Almarhumah Desi Sulistina yang Jasadnya Ditemukan di Gorong-gorong Dikenal sebagai Ahli Masjid

Wawancara dengan Ibunda Delis, ABG yang Ditemukan Tewas di Gorong-gorong, Minta Pelaku Dihukum Mati

Sementara autopsi pun sudah dilaksanakan, Selasa (28/1) sore.

Hasil autopsi sangat menentukan untuk mengetahui penyebab kematian korban.

"Namun hasilnya baru bisa diketahui hingga dua minggu ke depan," kata Anom. Pelaksanaan autopsi dilakukan oleh Tim Forensik Polda Jabar.

Dari hasil autopsi inilah, tambah Kapolres, akan diketahui penyebab kematian Delis.

Apakah karena tindak kejahatan atau meninggal secara wajar. (firman suryaman)

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved