Breaking News:

Antisipasi Virus Corona, Australia Evakuasi Warga dari Wuhan dan Siapkan Karantina di Pulau Natal

Demi menyelamatkan warganya dari serangan virus corona, Australia berencana mengevakuasi warganya dari Wuhan, China.

EPA-EFE/STR via Kompas.com
Tim medis memeriksa seorang pasien yang terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Jinyintan Wuhan pada 26 Januari 2020. 

TRIBUNJABAR.ID, CANBERRA - Demi menyelamatkan warganya dari serangan virus corona, Australia berencana mengevakuasi warganya dari Wuhan, China.

Nantinya, warga Australia yang kembali dari Wuhan, akan dikarantina di Pulau Natal.

Rencana itu muncul untuk menangkal penyebaran virus corona yang sudah merenggut nyawa 132 orang, dan menginfeksi lebih dari 5.000 orang di China.

Dilansir BBC Rabu (29/1/2020), Perdana Menteri Australia Scott Morrison berkata, 600 warga yang dievakuasi dari Wuhan bakal ditempatkan selama dua pekan.

AS Baru Berupaya Kembangkan Vaksin, Peneliti Hong Kong Klaim Temukan Vaksin Virus Corona

Pengumuman itu sontak menjadi kontroversi. Sebab, pulau Natal (Christmas Island) saat ini dikenal sebagai pusat detensi bagi migran.

Fasilitas tersebut dibangun untuk menampung 1.000 orang, di mana saat ini dilaporkan menjadi tempat penampungan keluarga beranggotakan empat orang asal Sri Lanka.

Pemerintah Selandia Baru menyatakan, mereka akan membantu Canberra dalam mengurus pemulangan 53 warganya dari Negeri "Panda".

Kontroversi Pulau Natal

Keputusan pemerintahan PM Morrison untuk mencegah penyebaran virus corona menuai sorotan, apalagi dengan tempat yang dipilih pemerintah.

Teritori terluar Negeri "Kanguru" yang dekat dengan Indonesia itu dilaporkan menuai reputasi buruk, di mana sejak 2003, dijadikan tempat penahanan bagi pencari suaka.

Halaman
123
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved