Virus Corona Ancam Bandung

2 Pasien Suspect di RSHS Negatif, Ridwan Kamil Nyatakan Jabar Masih Aman dari Serangan Virus Corona

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan Jawa Barat masih terpantau aman dari wabah virus corona yang berasal dari Wuhan, Cina.

2 Pasien Suspect di RSHS Negatif, Ridwan Kamil Nyatakan Jabar Masih Aman dari Serangan Virus Corona
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat mengunjungi Vihara Samudra Bakti, Jalan Kelenteng, Kota Bandung, Sabtu (25/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar,M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan Jawa Barat masih terpantau aman dari wabah virus corona yang berasal dari Wuhan, Cina.

Emil mengatakan walau demikian, pemerintah bersama masyarakat harus tetap waspada dengan cara menjaga kebersihan dan kesehatan diri.

"Per hari ini Jabar masih aman. Semua suspect-suspect corona tidak ada, negatif. Hanya gejalanya kan mirip-mirip orang batuk, demam, tapi tidak semua mengarah ke sana," kata gubernur yang akrab disapa Emil ini di Gedung Sate, Kamis (30/1/2020).

Ilmuwan Sebut Butuh Waktu Beberapa Bulan Kembangkan Vaksin Virus Corona

Emil meminta masyarakat tetap tenang karena pemerintah sudah melakukan kesiapsiagaan di berbagai titik masuk negeri ini seperti di bandara, pelabuhan, dan perbatasan lainnya.

"Koordinasi intensif di puskesmas sampai runah sakit juga kita lakukan. Tapi masyarakat silakan waspada, melaporkan jika ada hal-hal yang gejalanya mirip.

Selama ini diketahui terdapat dua pasien yang dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dan seorang pasien di RSUD Waled di Kabupaten Cirebon yang diobservasi karena mengalami gejala infeksi saluran pernapasan dan beberapa hari sebelumnya mengunjungi negara yang terjangkit virus corona.

"Kalau warga Jabar yang ada di Wuhan, sampai sekarang belum ada koordinasi. Kan semua arahan dari Kemenlu, jadi kami menunggu arahan Kemenlu," katanya.

Diisolasi di RSHS Bandung, 2 Pasien Dinyatakan Negatif Virus Corona

Ada Pasien Suspect Virus Corona di RSUD Indramayu, Hasil Pemeriksaan Nyatakan Negatif

Emil mengatakan Pemerintah Provinsi Jabar sudah siaga satu dalam mengantisipasi tersebarnya virus corona di provinsi dengan jumlah penduduk hampir 50 juta jiwa ini.

"Kami, Jawa Barat, sudah disiagasatu-kan, minimal dengan pistol testing suhu. Kemudian semua puskesmas dan rumah sakit sudah siaga satu," ujar Emil.

Emil pun mengajak masyarakat lebih proaktif untuk menghubungi petugas kesehatan jika dirinya atau orang lain mengalami gangguan kesehatan atau menemukan gejala terkena virus corona mulai dari demam yang berkelanjutan, batuk, sakit kepala, hingga kesulitan bernapas.

"Segera, lebih proaktif melaporkan jika ada gejala batuk dan demam. Walaupun itu sifatnya suspect, tapi tetap harus waspada. Koordinasi antarinstansi dan pintu masuk kami siaga satukan," kata Emil.

Dia pun memastikan bahwa setiap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di 27 kabupaten/kota se-Jabar menjadi rujukan bila ditemukan pasien dengan gejala terkena virus corona.

"Setiap RSUD utama jadi rujukan di tiap kota/kabupaten, tapi utamanya di RSHS. Sampai saat ini, tidak ada temuan (positif virus corona). Pokoknya waspada, apalagi untuk pergerakan ke luar negeri saat ini," ujar Emil. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved