Virus Corona Mengancam, Indonesia Tak Kirim Pebulutangkis ke China Masters dan Kejuaraan Asia

PP PBSI sebelumnya telah mengonfirmasi soal pembatalan pengiriman pemain ke turnamen Lingshui China Masters 2020 pada 25 Februari-1 Maret mendatang.

Virus Corona Mengancam, Indonesia Tak Kirim Pebulutangkis ke China Masters dan Kejuaraan Asia
BOLASPORT.COM/MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Susy Susanti. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengambil langkah antisipasi karena merebaknya virus Corona yang telah memakan korban jiwa.

PP PBSI sebelumnya telah mengonfirmasi soal pembatalan pengiriman pemain ke turnamen Lingshui China Masters 2020 pada 25 Februari-1 Maret mendatang.

Kini PP PBSI kemungkinan besar juga akan mengurungkan partisipasi pada Kejuaraan Asia 2020.

Meski menjadi ladang poin terakhir untuk kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020, kejuaraan tersebut akan berlangsung di Wuhan, China, kota yang menjadi titik awal penyebaran virus Corona.

 

Saat ini, Wuhan sudah diisolasi oleh pemerintah China untuk menghentikan penyebaran virus mematikan tersebut.

Terkait dengan fakta itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, mengatakan, ada peluang Kejuaraan Asia 2020 akan dipindahkan ke negara lain.

"Sepertinya ke Wuhan (Kejuaraan Asia 2020) juga akan dibatalkan, belum ada keputusan, tetapi kemungkinan besar akan batal berangkat," tutur Susy Susanti, dilansir dari Badminton Indonesia.

"Namun, rasanya akan dipindahkan turnamennya ke negara lain karena sangat berisiko, apalagi tempatnya tepat di Wuhan."

Sementara itu, untuk partisipasi ke Kejuaraan Beregu Asia 2020 di Manila, Filipina, pada 11-16 Februari mendatang, PP PBSI memastikan akan tampil sesuai jadwal.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Susy Susanti, 2019.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Susy Susanti, 2019. (BOLASPORT.COM/MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH)

Sejauh ini, belum ada travel warning terkait virus Corona di Filipina, tetapi berdasarkan imbauan dari pemerintah Indonesia, para atlet dan tim wajib mendapatkan vaksin Polio sebagai tindakan pencegahan, seperti sebelum keberangkatan kontingen Merah Putih ke SEA Games 2019.

"Ke Manila masih on schedule, sejauh ini dari pemerintah belum ada travel warning ke sana. Namun, ada arahan dari pemerintah untuk pemberian vaksin Polio kepada atlet dan tim ofisial yang akan berangkat," kata Susy.

Tim Indonesia untuk Kejuaraan Beregu Asia 2020 dijadwalkan berangkat ke Manila pada Sabtu, 8 Februari 2020.(*)

Editor: Ravianto
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved