Inspektorat Kabupaten Cianjur Periksa 20 Desa Terkait Anggaran Bantuan Provinsi

Inspektorat Kabupaten Cianjur, selama sepekan, telah memeriksa sebanyak 20 desa terkait anggaran bantuan provinsi dan dana desa

Inspektorat Kabupaten Cianjur Periksa 20 Desa Terkait Anggaran Bantuan Provinsi
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Sekretaris Inspektorat Kabupaten Cianjur, Asep Suhara,┬ádi kantor Inspektorat Kabupaten Cianjur, Jalan Raya Bandung Rabu (29/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Sekretaris Inspektorat Kabupaten Cianjur, Asep Suhara, mengatakan selama sepekan ia telah memeriksa sebanyak 20 desa terkait anggaran bantuan provinsi dan anggaran dana desa.

Desa yang diperiksa inspektorat di antaranya enam desa di wilayah Kecamatan Karangtengah, toga desa di Kecamatan Mande, tiga desa di Kecamatan Cikalongkulon, dan tujuh desa di wilayah Kecamatan Cibeber.

"Dari pekan/kemarin saya melakukan pemeriksaan anggaran banprov dan anggaran dana desa, total semuanya sekitar 20 desa," ujar Asep Suhara ditemui di kantor Inspektorat Kabupaten Cianjur, Jalan Raya Bandung Rabu (29/1/2020).

Asep mengatakan, setelah pemeriksaan selesai, Inspektorat mengumpulkan para kades dan menyampaikan secara garis besar temuan.

"Pertemuan juga untuk memberikan kesempatan dan komentar sekaligus hak jawab atas hasil pemeriksaan," kata Asep.

Ia mengatakan, kades bisa menyetujui atau menyanggah hasil pemeriksaan lalu inspektorat akan membuat rumusan final hasil pemeriksaan.

Anggota DPRD Jabar Ini Ingatkan Semua Pihak agar Jangan Main-main dengan Dana Desa

Salahgunakan Dana Desa, Kepala Desa di Ciamis Ini Mendekam di Penjara, Negara Rugi Rp 165 Juta

"Kemungkinan, Kamis dan Jumat finalisasi, kami memeriksa anggaran Banprov 2019,dan Dana Desa tahap 1,2, dan 3 di tahun anggaran 2019," ujar Asep Suhara.

Ia menargetkan tahun ini selesai pemeriksaan sekitar 140 desa.

Ditemui setelah menghadiri pertemuan, Camat Cibeber Ali Akbar, mengatakan, pertemuan membahas berbagai macam permasalahan.

"Hari ini ada tujuh desa yang dilaksanakan pemeriksaan reguler, pertemuan membahas terkait berbagai macam permasalahan yang sifatnya administrasi," ujar Ali.

Ia bersyukur pembahasan tak ada yang menjurus kepada tindakan korupsi, hanya keterlambatan pelaporan.

"Pelaksanaan anggaran harus selesai 2019, karena masih ada pekerjaan maka ada yang diselesaikan di 2020," katanya.

Camat Cikalongkulon Nana RV mengatakan di wilayahbya ada beberapa desa yang diperiksa.

"Ada sifatnya pembenahan adminstrasi ada juga teguran," katanya.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved