Virus Corona Ancam Cirebon
Ada Pasien Suspect Virus Corona di RSUD Waled, Pemkab Cirebon Imbau Warga Tidak Panik
Pemerintah Kabupaten Cirebon mengimbau masyarakat tidak panik mengenai adanya pasien suspect virus corona yang dirawat di RSUD Waled.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon mengimbau masyarakat tidak panik mengenai adanya pasien suspect virus corona yang dirawat di RSUD Waled.
Pasien berinisial SY itu hingga kini masih menjalani perawatan intensif di ruang isolasi.
Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, status pasien itu masih dinyatakan suspect.
Artinya, pasien yang dinyatakan suspect tersebut belum terbukti secara klinis positif terpapar Nova Coronavirus.
"Kalau dibilang terpapar virus corona itu tidak benar, karena statusnya masih suspect," ujar Enny Suhaeni kepada Tribun Jabar, Rabu (29/1/2020).
• Apakah Virus Corona Menular Lewat Barang hingga Makanan? Ini Penjelasannya
Ia mengatakan, pasien yang dirawat di RSUD Waled itu belum bisa dikatakan terinfeksi virus corona.
Sebab, belum ada hasil laboratorium dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jakarta.
Karenanya, pihaknya mengimbau masyarakat Kabupaten Cirebon tetap tenang dan tidak usah panik.
"Di media sosial ramai adanya satu orang terpapar virus corona di RSUD Waled, kami pastikan itu tidak benar," kata Enny Suhaeni.
Menurut dia, sampel darah pasien telah dikirimkan ke Jakarta untuk diperiksa Litbang Kesehatan Kemenkes RI.
Pengecekan laboraturium sampel darah pasien itu membutuhkan waktu kira-kira tujuh hari untuk mengetahui apakah pasien positif atau negatif virus corona.
"Tapi kami berharap negatif ya. Secara umum saat ini kondisi pasien juga membaik," ujar Enny Suhaeni.
• Korban Meninggal Akibat Virus Corona di China Bertambah, Total Mencapai 132 Orang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dinkes-cirebon-waled.jpg)