Selasa, 14 April 2026

Virus Corona Ancam Cirebon

Ada Pasien Suspect Virus Corona di RSUD Waled, Pemkab Cirebon Imbau Warga Tidak Panik

Pemerintah Kabupaten Cirebon mengimbau masyarakat tidak panik mengenai adanya pasien suspect virus corona yang dirawat di RSUD Waled.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni (kedua kanan), Direktur RSUD Waled, dr Budi S Soenjaya (ketiga kanan), dokter yang bertanggung jawab menangani SY di RSUD Waled, dr Ahmad Fariz (kanan), beserta jajarannya saat konferensi pers di Dinkes Kabupaten Cirebon, Selasa (28/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon mengimbau masyarakat tidak panik mengenai adanya pasien suspect virus corona yang dirawat di RSUD Waled.

Pasien berinisial SY itu hingga kini masih menjalani perawatan intensif di ruang isolasi.

Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, status pasien itu masih dinyatakan suspect.

Artinya, pasien yang dinyatakan suspect tersebut belum terbukti secara klinis positif terpapar Nova Coronavirus.

"Kalau dibilang terpapar virus corona itu tidak benar, karena statusnya masih suspect," ujar Enny Suhaeni kepada Tribun Jabar, Rabu (29/1/2020).

Apakah Virus Corona Menular Lewat Barang hingga Makanan? Ini Penjelasannya

Ia mengatakan, pasien yang dirawat di RSUD Waled itu belum bisa dikatakan terinfeksi virus corona.

Sebab, belum ada hasil laboratorium dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jakarta.

Karenanya, pihaknya mengimbau masyarakat Kabupaten Cirebon tetap tenang dan tidak usah panik.

"Di media sosial ramai adanya satu orang terpapar virus corona di RSUD Waled, kami pastikan itu tidak benar," kata Enny Suhaeni.

Menurut dia, sampel darah pasien telah dikirimkan ke Jakarta untuk diperiksa Litbang Kesehatan Kemenkes RI.

Pengecekan laboraturium sampel darah pasien itu membutuhkan waktu kira-kira tujuh hari untuk mengetahui apakah pasien positif atau negatif virus corona.

"Tapi kami berharap negatif ya. Secara umum saat ini kondisi pasien juga membaik," ujar Enny Suhaeni.

Korban Meninggal Akibat Virus Corona di China Bertambah, Total Mencapai 132 Orang

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved