Mayat ABG di Gorong Gorong

Cerita Penemu Mayat ABG di Gorong-gorong di Tasik, Langsung Berhenti Menggali Setelah Lihat Kaki

Pihaknya akan mendatangkan dokter forensik untuk melakukan autopsi terhadap tubuh korban, Selasa (28/1/2020).

Cerita Penemu Mayat ABG di Gorong-gorong di Tasik, Langsung Berhenti Menggali Setelah Lihat Kaki
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Saat proses evakuasi, Senin (27/1/2020) sore, petugas terus berupaya menggali lubang agar jasad Desi bisa dikelurkan. Tangan dan kaki Desi sendiri sudah terlihat menyembul. 

"Warga kemudian melongok ke dalam gorong-gorong dari bagian yang terbuka dan terlihat ada tubuh manusia. Mereka sempat menggali di bagian atas mayat. Tapi tak dilanjutkan dan segera lapor ke kami," ujar Kasatreskrim.

Seperti diketahui, Desi hilang sejak berangkat sekolah, Kamis (23/1) pagi.

Pada saat bubaran sekolah, Desi keluar bersama dua temannya.

Kedua teman korban langsung pulang, sedang Desi menuju tempat fotokopi di seberang sekolah.

"Sejak saat itulah tidak diketahui keberadaan Desi. Kami sempat melakukan pencarian ke rumah sanak-saudara tapi tidak ada. Besoknya, Jumat (24/1/2020) barulah kami lapor polisi," kata Ade Munir, kerabat korban.

Ade menambahkan, ketika datang sejumlah polisi ke SMP Negeri 6 di Jalan Cilembang, sempat berbincang-bincang dengan warga persis di lokasi ditemukannya jasad Desi.

"Saat itu kami berkerumun persis di sekitar atas jasad Desi berada. Tapi memang saat itu belum tercium apa-apa. Sehingga tidak curiga sama sekali jasad Desi berada di dalam gorong-gorong," ujar Ade.

 Detik-detik Evakuasi Jasad ABG Dalam Gorong-gorong, Suasana Haru Terasa Saat Tangan & kaki Menyembul

 ABG Tewas di Gorong-gorong, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ada Kabar Korban Sempat Diajak Pria Dewasa

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved