Virus Corona Ancam Bandung

Obat maupun Vaksin untuk Pasien Terjangkit Virus Corona Belum Ada, Bagaimana Cara Pengobatannya?

Hingga kini, vaksin maupun obat untuk virus yang menyebabkan peradangan paru-paru itu pun belum tersedia.

Obat maupun Vaksin untuk Pasien Terjangkit Virus Corona Belum Ada, Bagaimana Cara Pengobatannya?
http://www.b2p2vrp.litbang.kemkes.go.id/
2019-novel Coronavirus (2019-nCoV). 

Dr Dirga juga menjelaskan, pola penyebaran virus Corona tersebut bisa melalui tiga saluran. Pertama, hewan yang diketahui mengalami sakit menularkan virus tersebut melalui udara kepada manusia.

Kedua, virus Corona juga bisa disebarkan melalui kotoran (feses) atau air kencing. Terakhir, bisa juga melalui konsumsi hewan-hewan yang diduga sebagai hewan penular virus Corona.

"Karena memang kalau kita lihat pasar hewan di China termasuk di Wuhan ini kan tidak steril, tidak bersih."

Seharusnya kan diatur interaksi antara manusia dan hewan di pasar hewan itu yang ideal itu diatur. Nggak boleh berdekatan dan segala macam."

"Nah ini di China itu sudah campur dan memudahkan penyebaran virus itu lebih cepat," ungkap dia.

Dia mengungkapkan, orang yang tertular virus Corona nantinya mempunyai gejala yang tidak jauh beda dengan penyakit influenza atau flu.

Nantinya, orang yang diduga terkena virus Corona akan mengalami demam yang tinggi atau sedang, batuk pilek dan meler.

"Dan itu tidak bisa dibedakan (Dengan Influenza, Red) pada tahap awal. Makanya pada tahap awal kalau kita liat prosesnya di bandara itu ada penumpang dari daerah yang berisiko tinggi itu kan di deteksi dengan thermal scanner."

"Jadi semua penumpang yang demam dari daerah yang berisiko tinggi itu pasti akan dipisahkan dulu dan akan dievaluasi lebih lanjut," tuturnya.

Kelompok yang rentan tertular virus ini ialah semua kelompok usia. Namun Dr Dirga bilang, kerentanan juga berbanding lurus dengan daya tahan tubuh masing-masing orang.

 

Virus Corona diduga disebarkan dari kebiasaan warga China mengonsumsi daging hewan liar seperti sup kelelawar, kuliner yang populer di Kota Wuhan.
Virus Corona diduga disebarkan dari kebiasaan warga China mengonsumsi daging hewan liar seperti sup kelelawar, kuliner yang populer di Kota Wuhan. (via The Sun)

Dia menyebutkan, beberapa catatan kasus meninggalnya karena virus Corona memang paling banyak didominasi oleh kelompok orang tua.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved