Breaking News:

Heboh Virus Corona, Tak Hanya TKA China, TKI dan PNS yang Kembali dari China juga Bakal Diperiksa

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat segera mendata para Tenaga Kerja Asing (TKA), Tenaga Kerja Indonesia

Kolase Tribun Jabar (Thinkstockphotos.com dan litbang.kemkes.go.id)
virus Corona. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat segera mendata para Tenaga Kerja Asing (TKA), Tenaga Kerja Indonesia (TKI), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang dalam rentang dua bulan terakhir sempat mengunjungi Cina dan negara lainnya yang terpapar 2019 Novel Coronavirus.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat M Ade Afriandi mengatakan hal tersebut dilakukan untuk mencegah virus asal Cina tersebut menular dari dan di kalangan para pekerja.

"Kami baru saja rapat, di antaranya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Jabar ya, kita siapkan data pekerja per kabupaten dan kota, TKA maupun yang khusus dari Cina, TKI juga," kata Ade melalui ponsel, Senin (27/1/2020).

Ade mengatakan hal yang akan didata adalah jejak perjalanan para pekerja asing ataupun pekerja dalam negeri selama dua bulan terakhir. Termasuk, katanya, TKI yang selama ini bekerja di Cina atau negara lain yang terpapar coronavirus tersebut.

"Kita sepakat tidak mendiskriminasi pekerja asal Cina. Siapapun yang keluar masuk Cina dan negara terpapar lainnya, termasuk tenaga asal Indonesia, siapapun orangnya, apapun perusahaannya, kita data," ujarnya.

Istri Pasien Suspect Corona di RSUD Waled Cirebon Akui Rekan Suaminya Alami Gejala yang Sama

Akan ada, katanya, langkah pemeriksaan medis kepada para pekerja yang melakukan perjalanan ke negara terpapar virus tersebut. Selama ini diketahui negara yang memiliki kasus warga yang terkonfirmasi positif menderita virus tersebut adalah Cina, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Australia, Amerika Serikat, Kanada, dan Perancis.

"Antisipasinya kami koordinasikan juga dengan pemerintah kabupaten dan kota, terkait untuk mengetahui TKA atau TKI yang yang keluar masuk Cina atau negara lainnya dalam dua bulan ini," katanya.

TKI yang selama ini bekerja di negara-negara tersebut, katanya, juga harus mendapat perhatian serius dan pemantauan kesehatan. Pihaknya segera mengedarkan surat mengenai hal ini kepada pemerintah di kabupaten dan kota.

"Karena baru bahas hari ini, besok kita kirim edaran lewat UPTD Pengawasan Tenaga Kerja, mereka akan koordinasi ke kabupaten kota dan perusahaan. Berdasarkan data tenaga kerja asing maupun pekerja Indonesia ini, kita akan cermati," katanya.

Kabar Baru Hasil Autopsi Lina Mantan Istri Sule, di Sisi Lain, Postingan Putri Delina Curi Perhatian

Mengenai TKI di negara terpapar coronavirus, pihaknya berkoordinasi dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) mengenai jadwal kepulangan TKI dari negara tempat kerjanya.

"Nanti dengan P3MI berkoordinasi mengenai kepulangan Tenaga Kerja Indonesia dari negara yang terkena virus misalkan Cina, Taiwan, Malaysia, Thailand, dan lainnya," katanya.

Pihaknya pun akan mendata PNS yang dalam dua bulan terakhir mengunjungi Cina dan negara lain yang terpapar coronavirus, baik yang berlibur ataupun melakukan perjalanan dinas.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Berli Hamdani Gelung Sakti mengatakan pelayanan kesehatan akan diselenggarakan kepada warga dengan prinsip universalitas dan tanpa diskriminasi dari negara manapun. Saat dikaitkan dengan coronavirus tentunya perhatiannya tidak khusus untuk TKA Cina, tapi untuk seluruh masyarakat.

Terkait screening katanya, akan dilakukan secara menyeluruh ke semua pekerja, terutama yang ada riwayat perjalanan ke negara terpapar virus tersebut atau kontak dengan yang diduga memiliki kasus tersebut.

Muncul Virus Corona, Ini Bacaan Doa Agar Terhindar dari Segala Bentuk Penyakit, Dibaca Rasulullah

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved