Musim Hujan, Sudah 23 Warga Kota Tasikmalaya Terjangkit Demam Berdarah

Nyamuk aedes aegypti penyebab penyakit demam berdarah mulai gentayangan di beberapa wilayah di Kota Tasikmalaya.

Musim Hujan, Sudah 23 Warga Kota Tasikmalaya Terjangkit Demam Berdarah
Pixabay
gejala dan cara pencegahan demam berdarah atau DBD 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Nyamuk aedes aegepty penyebab penyakit demam berdarah mulai gentayangan di beberapa wilayah di Kota Tasikmalaya.

Karenanya, warga diminta mulai waspada dengan memberantas sarang nyamuk.

Hingga Minggu (26/1/2020) pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya, mencatat ada 23 serangan nyamuk aedes aegepty yang menyebabkan warga menderita demam berdarah.

"Hingga saat ini sudah tercatat 23 warga terkena DBD. Beruntung semuanya tertangani. Tidak sampai ada yang meninggal dunia," kata Kabid Pencegahan Penanggulangan dan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Tasikmalaya, Suryaningsih.

Pria Asal China Diduga Terjangkit Virus Corona Diisolasi di IGD RSHS, Penerjemah Ikut Diperiksa

Dia menyebutkan, pada awal Januari sudah terjadi 13 kasus. Namun ternyata terus bertambah dan hingga Minggu (26/1/2020), bertambah lagi menjadi 23 kasus.

"Saya berharap warga waspada," ujar Suryaningsih.

Sebanyak 23 kasus serangan DBD, lanjut Suryaningsih, tersebar di 10 Kecamatan.

Di antaranya adalah Tawang, Cihideung, Cipedes, Indihiang, Mangkubumi, Cibeureum, Tamansari, Kawalu, Purbaratu, dan Bungursari.

"Antisipasi harus dilakukan sekarang melalui pemberantasan sarang nyamuk. Serta melakukan kegiatan tiga M (menutup, menguras dan mengubur)," kata Suryaningsih.

Maling Gondol 3 Motor Sekaligus yang Terparkir di Sebuah Puskesmas di Indramayu

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved