Maling Gondol 3 Motor Sekaligus yang Terparkir di Sebuah Puskesmas di Indramayu

Tiga unit sepeda motor raib sekaligus digondol maling saat terparkir di sebuah puskesmas di Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.

TribunCirebon/Handhika Rahman
Polisi saat olah TKP tempat pencurian tiga unit motor di salah satu Puskesmas di Kecamatan Haurgeulis Indramayu. 

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Tiga unit sepeda motor raib sekaligus digondol maling saat terparkir di sebuah puskesmas di Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.

Saat dikonfirmasi Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto, melalui Paur Humas Polres Indramayu, Ipda Moch Adi Prihanto, membenarkan kejadian tersebut.

Ipda Moch Adi Prihanto mengatakan, kejadian itu terjadi pada Sabtu (25/1/2020) sekitar pukul 02.00 WIB.

"Benar pada hari Sabtu tanggal 25 Januari 2020 diketahui sekitar jam 02.00 WIB telah terjadi pidana pencurian dengan pemberatan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (26/1/2020).

TRAGIS, Bocah di Cianjur Hilang Sejak Kelas 2 SD, Ditemukan 4 Tahun Kemudian Sudah Hamil 9 Bulan

Adapun ketiga motor yang hilang itu, yakni sepeda motor merk Yamaha Vixion hitam nopol E 3839 QI milik Tama (40), sepeda motor merk Honda Beat hitam nopol B 4570 TCT milik Agus Hartono (43), dan sepeda motor merk Honda Beat hitam nopol E 6374 SH milik Rosid (36).

Ipda Moch Adi Prihanto menceritakan, saat kejadian, ketiga korban menggunakan sepeda motornya untuk menjenguk orang sakit di puskesmas setempat.

Mereka memarkirkan sepeda motor tersebut di halaman depan puskesmas dalam keadaan terkunci stang.

"Ketika para Korban atau pelapor hendak pulang, kemudian melihat sepeda motor yang terparkir sudah tidak ada di tempat atau hilang," ujarnya.

Diduga pelaku mencuri sepeda motor milik korban dengan menggunakan kunci palsu atau kunci leter T.

Saat ini pelaku pencurian masih dalam tahap pencarian pihak kepolisian.

"Terlapor atau pelaku sekarang ini sedang dalam tahap lidik," ucap Ipda Moch Adi Prihanto.

Atas kejadian itu, total kerugian dari seluruh korban diperkirakan mencapai Rp 34 juta. (TribunCirebon.com/Handhika Rahman)

Gara-gara Bakar Lahan, ASN di Riau Sebabkan Kebakaran Lebih Besar, Kini Dipenjara

12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi, Demi Hindari Virus Corona

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved