Bukan Ular Kobra atau Ular Weling, Ini Ular Berbisa yang Paling Mematikan di Dunia

Dalam video Panji Petualang yang diunggah pada 18 Mei 2018, Panji Petualang menemui koleganya, Tyo Survival.

Bukan Ular Kobra atau Ular Weling, Ini Ular Berbisa yang Paling Mematikan di Dunia
flickr tom charlton
Papuan taipan (Oxyuranus scutellatus canni) 

Neurotoksin mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mengendalikan tubuhnya.

Saat seseorang digigit ular ini, maka dia akan mengalami gejala seperti meracau, kejang, sulit bernapas, hingga kehilangan kemampuan menegndalikan tubuh.

 Detik-detik Ular King Kobra Garaga Ngamuk ke Panji Petualang, Begini Reaksi Atta Halilintar

 Viral, Kucing Pukul Ular Kobra yang Nyaris Masuk Rumah, Ternyata Sesuai dengan Kata Panji Petualang

Sedangkan hemotoksin akan mempengaruhi kemampuan darah untuk menggumpal, menyebabkan pendarahan internal, hingga kerusakan organ.

Meskipun ular taipan pedalaman memiliki gigitan yang mematikan, namun ular ini termasuk hewan yang pemalu.

Masih mengutip sumber yang sama, David Penning, seorang ahli biologi dan ahli ular dari Missouri Southern State University mengatakan ular taipan lebih suka menghindari manusia.

Bila manusia terkena gigitannya, Penning menyarankan agar langsung dilarikan ke rumah sakit dan diberikan antiracunnya.

Mangsa ular taipan adalah tikus dan babi.

Taipan berburu pada pagi hingga siang hari. Namun bila suhu panas, ular taipan memilih menjadi nokturnal atau aktif di malam hari. 

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved