Puluhan Kaum Milenial Antusias Ikuti Peace Train Indonesia ke-10 di Cirebon

Puluhan kaum milenial dari berbagai daerah di Indonesia tampak antusias mengikuti Peace Train Indonesia (PTI) ke-10 yang berlangsung di Cirebon.

Puluhan Kaum Milenial Antusias Ikuti  Peace Train Indonesia ke-10 di Cirebon
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah peserta PTI saat berfoto bersama dalam dalam konferensi pers di ISIF Cirebon, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Sabtu (25/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Puluhan kaum milenial dari berbagai daerah di Indonesia tampak antusias mengikuti Peace Train Indonesia (PTI) ke-10 yang berlangsung di Cirebon.

Kegiatan yang digagas Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) itu berlangsung pada Jumat - Minggu (24-26/1/2020).

Para peserta yang berkumpul di Stasiun Gambir Jakarta itu berangkat bersama-sama menuju Cirebon.

Dinkes Kabupaten Cirebon Bakal Evaluasi Program Unggulan 2019 yang Belum Mencapai Target

Selama tiga hari itu, para peserta akan berkeliling ke rumah-rumah ibadah dan komunitas adat di Cirebon.

Mereka akan belajar dan melihat lebih dekat keberagaman dan kekayaan budaya di Kota Udang.

Tiba di Cirebon pada Jumat malam, para peserta langsung menuju Wihara Dewi Welas Asih merayakan Tahun Baru Imlek 2020.

KPAI : Imlek dan Hari Gizi, Momentum Kebahagiaan, Toleransi, dan Makanan Seimbang Kotak Masuk

Selain itu, para peserta juga dijadwalkan mengunjungi komunitas agama-agama, komunitas penggerak perdamaian, rumah-rumah ibadah, dan tokoh-tokoh yang dianggap sebagai aktor penting toleransi dan perdamaian antaragama.

"Tujuannya tak lain untuk saling mengenal, menjalin persahabatan sebagai bekal dalam merawat kebinekaan dan mewujudkan perdamaian," ujar Penggagas PTI sekaligus Deputi Direktur ICRP, Ahmad Nurcholis, dalam konferensi pers di ISIF Cirebon, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Sabtu (25/1/2020).

Ia mengatakan, PTI merupakan ajang bagi generasi muda sebagai ajang untuk saling kenal, mempererat persahabatan di antara mereka dari berbagai latar agama, suku, ras yang berbeda.

Petinggi Sunda Empire Rangga Sasana Marah Sampai Nunjuk-nunjuk, Sebut Roy Suryo Jangan Ketawa-tawa

Halaman
12
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved