Breaking News:

Pria Ini Tembak Mati 6 Anggota Keluarganya Lalu Telepon Ambulans dan Tunggu Ditangkap

Setelah menembak mati enam anggota keluarganya, pria tersebut menelepon ambulans dan menunggu polisi

DOKUMENTASI TRIBUNNEWS
Ilustrasi menembak 

TRIBUNJABAR.ID, ROT AM SEE- Seorang pria menembak mati enam anggota keluarganya.

Dua di antara enam korban tewas tersebut adalah kedua orang tua pelaku penembakan tersebut. 

Aksi penembakan itu juga mengakibatkan seorang dalam kondisi kritis dan terluka.

Kasus penembakan itu dilaporkan terjadi pukul 12.45 waktu setempat di Bahnhofstrasse di  kawasan Deutscher Kaiser.

Setelah menembak mati enam anggota keluarganya, pria di Jerman tersebut menelepon ambulans dan dengan tenang menunggu ditangkap.

Dalam laporan polisi Rot Am See dilansir BBC Jumat (24/1/2020), pria yang tak disebutkan identitasnya berusia 26 tahun.

Ia menunggu di luar restoran sebelum ditangkap polisi.

Mengapa Motif Polisi Tembak Istri Sulit Terkuak? Ini yang Terjadi Sebelum Aiptu Pariadi Menembak

VIDEO-Petugas Tembak Pelaku Pencurian di Minimarket Kabupaten Bandung Barat, Ini Catatan Aksinya

Polisi yang datang ke lokasi menyatakan, mendapati jenazah tiga perempuan dan tiga pria terbaring di dalam restoran.

Menurut Kepolisian Negara Bagian Baden-Wuerttemberg, usia para korban bervariasi, mulai dari 36 sampai 96 tahun.

Adapun dua kerabat pelaku dilaporkan mengalami luka yang satu di antaranya dalam kondisi kritis.

Kasus penembakan tersebut diperkirakan karena motif masalah keluarga.

Menurut polisi, pria itu juga menakuti dua remaja yang masih termasuk kerabat. Untungnya, mereka tidak terluka.

Area kasus penembakan itu ditutup. Pakar forensik didatangkan untuk memeriksa jenazah dan mengumpulkan bukti.

Rot Am See merupakan kota kecil dengan total populasi 5.000 jiwa di distrik Schwabist Hall, timur laut Stuttgart. (Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved