Minggu, 31 Mei 2026

Heboh Sunda Empire

Petinggi Sunda Empire Peringatkan Gubernur Jabar Tak Asal Bicara, Kang Emil Hanya Tersenyum

Sebelumnya, Gubernur yang akrab disapa Emil sempat menyindir kemunculan kerajaan baru atau kelompok lainnya seperti Sunda Empire sebagai orang stres.

Tayang:
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Kisdiantoro
Tribunjabar.id/Nazmi Abdurrahman
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat ditemui di Vihara Samudra Bhakti, Sabtu (25/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil diperingatkan petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana, alias HRH Rangga untuk tidak asal bicara mengenai Sunda Empire.

Bahkan, Rangga menyebut Ridwan Kamil tidak pantas menjadi Gubernur.

Rangga Sasana menilai, orang nomor satu di Jawa Barat itu tak paham Sunda Empire.

Sebelumnya, Gubernur yang akrab disapa Emil ini sempat menyindir kemunculan kerajaan baru atau kelompok lainnya seperti Sunda Empire sebagai orang stres.

Ketika disinggung soal peringatan dari petinggi Sunda Empire kepada dirinya, Emil hanya tersenyum dan menyerahkan kepada masyarakat argumen mana yang paling masuk akal.

"Ya, setiap orang mah bisa berpendapat masing-masing, kami serahkan ke masyarakat argumen mana yang paling bisa diterima, paling logis, paling masup akal," ujar Emil, saat ditemui di Vihara Samudra Bhakti, Sabtu (25/1/2020).

Petinggi Sunda Empire Rangga Sasana Marah Sampai Nunjuk-nunjuk, Sebut Roy Suryo Jangan Ketawa-tawa

Selain kepada Ridwan Kamil, pria yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Sunda Empire ini juga mengingatkan kepada pejabat tingkat RT hingga Presiden untuk tidak bicara sembarangan terkait Sunda Empire.

Terpisah, kabid Humas Polda Jabar, Kombes Saptono Erlangga mengatakan saat ini kepolisian masih menyelidiki kelompok Sunda Empire.

Proses penyelidikan, ujar Erlangga, masih dalam tahap memeriksa saksi-saksi.

Sosok Nasri Banks, Grand Prime Minister Sunda Empire, Ternyata Dulu Guru PNS, Dia Mengajar Fisika

Dikatakan Erlangga, pihaknya sudah meminta keterangan kepada beberapa orang saksi terkait kelompok Sunda Empire seperti petinggi dan anggota Sunda Empire, staf Universitas Pendidikan Indonesia (UPI),budayawan dan sejarawan.

"Belum ada hasilnya, kan tahapannya kami ambil keterangan, kemudian naik gelar perkara, jika ditemukan ada unsur pidana, berarti kan naik ke penyidikan," ujar Erlangga.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved