Helmy Yahya Dicopot dari Dirut TVRI, Anggota DPR Sarankan Dewan Pengawas Diaudit Investigasi

Helmy Yahya dicopot dari Dirut TVRI, anggota DPR menyarankan Dewan Pengawas diaudit investigasi.

Helmy Yahya Dicopot dari Dirut TVRI, Anggota DPR Sarankan Dewan Pengawas Diaudit Investigasi
TRIBUNJABAR.CO.ID/ERY CHANDRA
Muhammad Farhan berpose usai silahturahmi di Kantor Tribun Jabar, Jalan Sekelimus Soekarno Hatta, Bandung, Rabu (5/7/2017). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemecatan Helmy Yahya dari posisi Dirut TVRI oleh Dewan Pengawas menuai beragam komentar.

Muhammad Farhan, anggota Komisi I DPR RI dari NasDem menilai, perlu ada audit investigasi terhadap Dewas oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Farhan mengatakan, pemecatan Helmy Yahya merupakan langkah yang salah.

Sebab, sejak di bawah kepemimpinan Helmy, TVRI telah banyak berbenah dan memasuki kinerja program yang tepat dalam parameter kuantitatif yang diakui.

"TVRI adalah aset bangsa yang harus diselamatkan. Untuk itu perlu dilakukan audit investigasi lanjutan atau penyelidikan dengan tujuan tertentu," kata Farhan di Bandung, Kamis (23/1/2020).

Farhan menambahkan, langkah dewan pengawas memecat Helmy Yahya bukan solusi tepat jika ingin memajukan dan meningkatkan kualitas TVRI yang kalah saing dengan televisi swasta.

"Pemecatan dirut saat ini merupakan langkah mundur dari segala prestasi yang pernah dicapai TVRI,” tuturnya.

Menurut Farhan, pemecatan Helmy Yahya sarat dengan kepentingan salah satu kelompok jika ditinjau dari Undang-Undang RI Nomor 32/2002 tentang Penyiaran.

Dalam peraturan itu, kata dia, direktur utama dipilih oleh Dewan Pengawas.

Menurut dia, dengan permasalahan yang muncul saat ini seharusnya antara direktur dan dewan pengawas mampu memberikan solusi dengan bermusyawarah.

Halaman
12
Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved