Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Akhirnya Mengaku Hanya Mengkhayal, Bukan Dapat Wangsit

Iskandar menyampaikan dalam pemeriksaan lanjutan, juga akan memeriksa kejiwaan kedua pimpinan Keraton Agung Sejagat tersebut.

IST/Facebook
Pemimpin Keraton Agung Sejagat Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitaraja. 

TRIBUNJABAR.ID - Keraton Agung Sejagat memasuki babak baru setelah raja dan ratunya mengaku hanya berkhayal soal kerajaan tersebut.

Keraton Agung Sejagat dipimpin Raja Totok Santoso dan Ratu Fanni Aminadia.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Iskandar Fitriana Sutisna menyebut dari hasil pemeriksaan polisi, Totok dan Fanni mengaku jika pembentukan Keraton Agung Sejagat dilakukan untuk penipuan.

Kombes Iskandar mengatakan Totok dan Fanni sudah menyatakan bersalah.

"Dan dikatakan mendapatkan wangsit itu ternyata hanya khayalan dia."

"Kalau kemarin-kemarin mereka berdua masih merasa benar bahwa itu betul-betul wangsit," jelas Iskandar, dilansir kanal YouTube KompasTV, Selasa (21/1/2020).

Raja Keraton Agung Sejagat saat memberikan permintaan maaf kepada khalayak di Mapolda Jateng, Selasa (21/01/2020)
Raja Keraton Agung Sejagat saat memberikan permintaan maaf kepada khalayak di Mapolda Jateng, Selasa (21/01/2020) (ISTIMEWA)

"Hari Jumat kemarin, dia sudah menyatakan bahwa itu khayalannya saja," imbuhnya.

Tak hanya memeriksa pelanggran hukum terhadap pembentukan Keraton Agung Sejagat.

Iskandar menyampaikan dalam pemeriksaan lanjutan, juga akan memeriksa kejiwaan kedua pimpinan Keraton Agung Sejagat tersebut.

"Bila perlu mungkin, juga akan ditambahkan ahli psikologi," ungkapnya.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved