Pemkab Bandung Klaim Sudah Beri Bantuan untuk Rizki, Kasus Penganiayaannya Ditangani Polda Jabar

M Rizki Anugrah, bocah 7 tahun asal Pangalengan yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh kedua orang tua kandung.

tribunjabar/lutfi ahmad mauludin
M Rizki Anugrah (7) saat diberi makan oleh ibu angkatnya Alit Rokoyah (45) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pemerintah Kabupaten Bandung mengaku telah menyalurkan bantuan kepada M Rizki Anugrah, bocah 7 tahun asal Pangalengan yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh kedua orang tua kandung.

Menurut Kasi Perlindungan Hak Anak Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Ade Bahrudinata, pihaknya sudah bekerja sama dengan Pemprov Jabar untuk menangani M Rizki Anugrah.

Satu di antara yang terlibat menangani Rizki adalah Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Jabar.

Beberapa masalah M Rizki Anugrah yang diurus mulai dari persoalan kesehatan, catatan penduduk, hingga  soal hukum.

"Untuk masalah hukumnya ini ditangani Polda Jabar karena kejadian ini dilaporkan oleh LPPA tingkat Jabar ke Polda," ujar Ade saat ditemui di kantornya di Soreang, Rabu (22/1/2020).

Ade mengatakan, kejadian yang menimpa Rizki ini sudah dilaporkan oleh LPPA Jabar karena dugaan tindak kekerasan.

Sebelum Sakit, M Rizki Anugrah Sudah Tamat PAUD dan Mau Daftar ke SD

Diduga Dianiaya Orang Tua Kandung, Ada Gumpalan Darah di Otak Rizki Akibat Benturan Benda Tumpul

Menurutnya, Polda Jabar juga sudah berkomitmen akan melanjutkan kasus tersebut tapi sementara ditunda sementara karena mengutamakan masalah kesehatan Rizki yang sedang dirawat di rumah sakit.

"Pihak Polda, sementara belum menahan orang tuanya (kandung Rizki) karena prioritaskan Rizki yang kedua masalah anak yang ditinggalkan (oleh orang tua Rizki)," kata dia

Ade memaparkan tindak kekerasan yang dialami M Rizki Anugrah membuat bocah 7 tahun itu catat seumur hidup.

"Menurut hasil rekam medik rumah sakit menyatakan bahwa anak tersebut akan cacat seumur hidup. Anak itu diduga mengalami tindak kekerasan diperkirakan dengan benda tumpul," kata dia.

Menurut dia, saat itu, Rizki ditangani oleh sembilan dokter.

"Luka di bagian kepala yang sangat berat, kalau luka luar mungkin sudah sembuh," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved