Heboh akan Dijemput Paksa Polisi, Aa Umbara Klaim Sudah Serahkan Salinan Dokumen Hibah Bansos

Bupati Bandung Barat Aa Umbara, mengklaim sudah menyerahkan salinan atau fotocopy dokumen kegiatan

Heboh akan Dijemput Paksa Polisi, Aa Umbara Klaim Sudah Serahkan Salinan Dokumen Hibah Bansos
Tribunjabar/Hilman Kamaludin
Aa Umbara (kiri, sepatu merah) saat meninjau lokasi Pramestha Resort Town. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Bupati Bandung Barat Aa Umbara, mengklaim sudah menyerahkan salinan atau fotocopy dokumen kegiatan dana hibah dan bantuan sosial ke Polda Jabar.

Sebelumnya, Aa Umbara diminta menyerahkan dokumen oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar menyusul adanya dugaan kasus tindak pidana korupsi terkait kegiatan hibah dan bantuan sosial di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Untuk mendalami dugaan kasus ini, polisi meminta Aa Umbara untuk memberikan fotocopy dokumen peraturan bupati tentang penjabaran APBD TA 2019, keputusan bupati tentang penetapan penerima hibah dan bantuan sosial TA 2019, dan dokumen perencanaan terkait penganggaran hibah dan bantuan sosial.

Surat permintaan dokumen dengan nomor B/14/Subdit III/1/2020/Dit Reskrimsus itu sudah ditandatangani Direskrimsus Polda Jabar, Kombes Pol Iksantyo Bagus Pramono yang ditujukan ke Bupati Bandung Barat Aa Umbara pada 6 Januari 2020.

Hadapi Santai Tanggapan Negatif Kepadanya Teddy Bicara Singgung Soal Dosa: Biarin Ngurangi Dosa Saya

"Sudah itu (diserahkan) tanggal 7 dan tanggal 14 (Januari) tanda terimanya sudah, kemarin saya telepon bagian keuangan, semuanya sudah ada," ujar Aa Umbara saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Rabu (22/1/2020).

Namun, Aa Umbara mengatakan, penyerahan salinan dokumen tersebut tidak diserahkan langsung oleh dirinya, tetapi di serahkan oleh staf Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) KBB.

"Teknis penyerahan hibah bansos ini kan sudah jelas melalui sistem Hibah Bansos Online (HBO) dan langsung diterima oleh penerimnya," katanya.

Diberitakan Tribun sebelumnya, Bupati Bandung Barat, Aa Umbara akan dijemput paksa Polda Jawa Barat, jika tak kunjung memberikan fotocopy dokumen kegiatan hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari APBD 2019.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan Polda Jabar sudah memberikan surat permintaan pertama kepada Aa Umbara, namun Bupati Bandung Barat itu tidak menanggapi permintaan tersebut.

Pemkab Cirebon Resmikan BUMP PT Cirebon Katon Bersama, Tingkatkan Pelayanan kepada Petani

"Krimsus sampaikan yang permintaan pertama belum di jawab. Kami lakukan sesuai prosedur," ujar Erlangga saat ditemui di Mapolda Jabar, Selasa (21/1/2020).

Menurut Erlangga, pemanggilan paksa akan dilakukan jika panggilan satu, dua dan tiga tidak terpenuhi. Jika semua panggilan masih diabaikan, ujar Erlangga, Polisi kemungkinan akan panggil paksa.

"Iya, kalau permintan satu dua dan tiga tidak kita dapatkan, iya kita kemungkinan akan lakukan panggilan paksa," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved