Diminta Serahkan Dokumen Dana Hibah dan Bansos, Aa Umbara Malah Tugaskan Sekda ke Polda Jabar

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara malah memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung Barat, Asep Sodikin

Diminta Serahkan Dokumen Dana Hibah dan Bansos, Aa Umbara Malah Tugaskan Sekda ke Polda Jabar
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Bupati Bandung Barat, Aa Umbara 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Bupati Bandung Barat, Aa Umbara malah memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung Barat, Asep Sodikin untuk menyerahkan salinan atau fotocopy dokumen kegiatan hibah dan bantuan sosial ke Polda Jabar.

Padahal, dalam surat permintaan dokumen dengan nomor B/14/Subdit III/1/2020/Dit Reskrimsus yang sudah ditandatangani Direskrimsus Polda Jabar, Kombes Pol Iksantyo Bagus Pramono itu ditujukan ke Bupati Bandung Barat Aa Umbara pada 6 Januari 2020.

"Ke sana saya menugaskan asisten, bagian keuangan dan Sekda karena yang tahu alur persis (penyaluran dana hibah dan bansos) ya Pak Sekda dan keuangan lah," ujarnya saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Rabu (21/1/2020).

Aa Umbara menegaskan, terkait hal ini tidak ada pemanggilan oleh anggota Polda Jabar yang ditunjukan langsung terhadap dirinya, sehingga ia pun tidak perlu hadir di Polda Jabar.

Rangkuman Transfer Liga 1 2020, dari Makan Konate sampai Ezechiel Ndouasel, Siapa ke Persib Bandung?

"Saya sebetulnya ada undangan (dari Polda) dalam peresmian Gedung Assesment Center Polda, sudah mau berangkat tapi tokoh pamekaran Kabupaten Bandung Barat meninggal Pak H Endang Anwar, jadi saya di sini," katanya.

Diberitakan Tribun sebelumnya, Bupati Bandung Barat, Aa Umbara akan dijemput paksa Polda Jawa Barat, jika tak kunjung memberikan fotocopy dokumen kegiatan hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari APBD 2019.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan Polda Jabar sudah memberikan surat permintaan pertama kepada Aa Umbara, namun Bupati Bandung Barat itu tidak menanggapi permintaan tersebut.

Persib Bandung Butuh Striker Finisher Bukan Pengumpan Seperti Bruno Matos, Kata Pengamat

"Krimsus sampaikan yang permintaan pertama belum di jawab. Kami lakukan sesuai prosedur," ujar Erlangga saat ditemui di Mapolda Jabar, Selasa (21/1/2020).

Menurut Erlangga, pemanggilan paksa akan dilakukan jika panggilan satu, dua dan tiga tidak terpenuhi. Jika semua panggilan masih diabaikan, ujar Erlangga, Polisi kemungkinan akan panggil paksa.

"Iya, kalau permintan satu dua dan tiga tidak kita dapatkan, iya kita kemungkinan akan lakukan panggilan paksa," katanya

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved