Breaking News:

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Mengaku Halu, Kerajaan Fiktif untuk Menipu, Kuda Hanya Sewaan

Raja dan ratu Keraton Agung Sejagat, Toto Santoso dan Fani Aminadia memberikan pengakuan mengejutkan. Kerajaan yang dibuat hanya untuk menipu.

IST/Twitter via ReqNews
Totok Santoso Hadiningrat alias Sinuhun sebagai Raja Keraton Agung Sejagat, dan Dyah Gitarja sebagai Kanjeng Ratu. 

Mereka menyewa 15 kuda untuk kirab dari daerah gebang, Purworejo.

Kepada pemilik kuda, Toto dan Fanni menyebut menyewa kuda untuk kirab budaya.

Sang Ratu Update Status dari Balik Penjara

Meski di penjara, ratu Keraton Agung Sejagat, Fanny Aminadia masih bisa mengunggah di media sosial Instagram.

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat (KAS), Toto Santoso dan Fanni Aminadia, di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo, Jawa Tengah, mendekam di penjara setelah viral.

Keduanya tidak berada di dalam satu sel tahanan di Mapolda Jateng. 

Meski di penjara ternyata Fanny bisa mengunggah update di instagram.

Dirinya diketahui juga sempat menulis surat terbuka yang sejatinya ditujukan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, namun Fanni justru menulis Pak Ginanjar.

Dari pantauan Tribunjateng.com, Minggu (19/1/2020) saat berita ini diturunkan, postingan tersebut mendapat 5.085 komentar.

Surat terbuka tersebut ditulis Fanni melalui akun instragram, @fanniaminadia, tertanggal 15 Januari 2020. Dirinya mencantumkan tagar tagar #ganjarpranowo #nurani #poldajateng. 

Dalam surat tersebut, Fanni menyanggah telah menyebarkan kebohongan dan memohon keadilan kepada Ganjar. 

Begini isi surat tersebut seperti dilansir dari Tribunnews:

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved