Menjelang Imlek, Patung Dewa di Klenteng Budi Asih Purwakarta Dimandikan Pakai Air Kembang

Menjelang perayaan Imlek, Klenteng Budi Asih Purwakarta melakukan bersih-bersih patung dewa, Selasa

Menjelang Imlek, Patung Dewa di Klenteng Budi Asih Purwakarta Dimandikan Pakai Air Kembang
tribunjabar/nandri prilatama
Pengelola Klenteng Budi Asih, Oong 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Menjelang perayaan Imlek, Klenteng Budi Asih Purwakarta melakukan bersih-bersih patung dewa, Selasa (21/1/2020). Klenteng Budi Asih di Purwakarta ini berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani.

Pengelola Klenteng Budi Asih Purwakarta, Oong mengatakan sejak pagi tadi pihak klenteng memandikan sejumlah patung dewa menggunakan air kembang.

"Di sini ada beberapa patung dewa dan tuan rumahnya itu dewa panglima perang yang sayang dengan rakyatnya yaitu Kong Co Wan Kong guna melindungi umatnya," ujar Oong menjelaskan di Klenteng Budi Asih, Selasa (21/1/2020).

Dalam Klenteng Budi Asih ini terdapat tiga patung utama yang nantinya menjadi titik ibadah umat Budha di Purwakarta, di antaranya Kong Co Wan Kong (panglima perang), Kong Co Hotengsin (Dewa Uang), dan Maha Dewi Kwan In (Dewi Welas Asih).

Courtyad by Marriott Bandung Dago Luncurkan Go-Local Suguhan dwipantara Sajian dari 9 Daerah

"Ketiga dewa-dewi ini sayang sekali pada umatnya. Kami mandikan patung dewa gunakan air kembang khusus bahkan airnya itu jika tak ada air sumur bisa pakai air kemasan dan tak boleh pakai air pam," katanya.

Tak hanya tiga patung tersebut, Oong pun menjelaskan ada patung lain yang ada di Klenteng Budi Asih, seperti Tuti Kung (Dewa Bumi) yang berada di bagian bawah patung panglima perang.

"Kami sengaja mandikan sekarang patung-patung ini karena patung-patung ini rohnya sedang kosong dan akan turun kembali pada malam imlek," ujarnya.

Soal Keraton Agung Sejagat, Gubernur Jateng Mengaku Terkesan dengan Baju Raja, Mau Cari Penjahitnya

Berdasarkan pantauan Tribun, lilin-lilin ukuran besar pun tampak telah berada di Klenteng Budi Asih. Menurut Oong, mulai besok lilin-lilin tersebut bakal dipasang di Klenteng itu.

"Besok mulai dipasangnya. Di sini sudah ada 20 lilin besar yang bisa tahan sampai dua bulan menyalanya," kata Oong seraya menyebut Klenteng Budi Asih telah berdiri selama 103 tahun.

Luizinho Passos Bicara soal Teja Paku Alam, Dhika Bayangkara dan Aqil Savik, Seorang Harus Keluar

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved