Hadapi Ancaman Bencana, Pemkab Ciamis Siagakan Anggaran Rp 10 Miliar

Menghadapi ancaman bencana, Pemkab Ciamis menyiagakan anggaran Rp 10 miliar.

Hadapi Ancaman Bencana, Pemkab Ciamis Siagakan Anggaran Rp 10 Miliar
Tribun Jabar/Andri M Dani
Bupati Ciamis mengecek kesiapan peralatan untuk penanggulangan bencana pada apel kesiapsiagaan bencana di Alun-Alun Ciamis, Selasa (21/1/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Menghadapi ancaman dan risiko bencana, Pemkab Ciamis menyiapkan anggaran belanja tak terduga (BTT) sebesar Rp 10 miliar.  

Ciamis merupakan daerah  dengan risiko ancaman bencana tertinggi ke 5 dari 17 kabupaten/kota di Jabar atau rangking 16 dari 494 kabupaten/kota secara nasional.

“Tahun 2020 ini sudah disiapkan anggaran sebesar Rp 10 miliar. Dan itu bisa digunakan untuk tanggap darurat bencana,” ujar Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya yang didampingi Dandim 0613, Ciamis Letkol Arm Tri Arto Subagio dan Kapolres Camis AKBP, Bismo Teguh Prakoso, seusai apel kesiapsiagaan bencana tahun 2020 di Alun-Alun Ciamis, Selasa  (21/1/2020) pagi.

Ciamis, kata Bupati Herdiat, merupakan daerah yang berada di zona tingkat kerawanan ancaman bencana tertinggi ke-5 dari 27 kabupaten/kota se Jabar.

“Dan tertinggi ke 16 dari 494 kabupaten/kota secara nasional. Ancaman bencana yang sering terjadi berupa angin kencang, longsor, banjir, banjir bandang, gempa, maupun kebakaran,” katanya.

Upacara apel kesiapsiagaan bencana yang berlangsung Selasa ini dalam rangka pengecekan kesiapsiagaan personel dan peralatan semua lini.

Tidak hanya instansi yang berhubungan langsung dengan kebencanaan seperti BPBD, Damkar, maupun Dinsos tapi juga potensi dari SKPD lainnya serta instansi vertikal seperti Polres, Kodim, dan juga potensi elemen masyarakat.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengecek kesiapan peralatan untuk penanggulangan bencana pada apel kesiapsiagaan bencana di Alun-Alun Ciamis, Selasa (21/1).
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengecek kesiapan peralatan untuk penanggulangan bencana pada apel kesiapsiagaan bencana di Alun-Alun Ciamis, Selasa (21/1). (Tribun Jabar/Andri M Dani)

“Peralatan untuk menghadapi risiko bencana sebenarnya sudah lengkap, tapi harus ditambah. Seperti perahu karet (rubber boat) baru dua buah. Tangki air dan lainnya,” ujar Bupati Herdiat.

Meski Ciamis beraada di zona dengan tingkat kerentanan bencana yang tinggi, tapi masyarakat Ciamis, kata Bupati Herdiat, belum memiliki kesiapsiagaan yang tinggi dalam upaya mengurangi risiko kebencanaan.

Memasuki musim hujan yang sudah ditandai dengan seringnya turun hujan yang curah yang tinggi Bupati Herdiat mengimbau warga Ciamis untuk waspada dan mengantisipasi kemungkinan terjadi bencana di lingkungan masing-masing.

Halaman
12
Penulis: Andri M Dani
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved