Wisatawan ke Situ Wanayasa Menurun, Disporaparbud Buka Peluang Kerjasama dengan Swasta

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Purwakarta, Agus Hasan Saepudin

Wisatawan ke Situ Wanayasa Menurun, Disporaparbud Buka Peluang Kerjasama dengan Swasta
dok.tribun
Situ Wanayasa 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Purwakarta, Agus Hasan Saepudin menanggapi masalah penurunan wisatawan yang datang ke objek wisata Situ Kahuripan Wanayasa dan berdampak pada daya beli ke pedagang di sekitar Situ Kahuripan Wanayasa.

Penurunan wisatawan di Situ Kahuripan Wanayasa, kata Agus Hasan, diakibatkan karena banyaknya objek wisata baru di Purwakarta.

"Dulu kan objek wisata hanya di Wanayasa atau wilayah selatan Purwakarta. Nah, sekarang justru wisata-wisata baru bermunculan. Jadi, ya wajar jika pengunjung di Situ Wanayasa menurun," kata Agus di Aula Disporaparbud, Senin (20/1/2020).

Ketika disinggung soal strategi Disporaparbud dalam meningkatkan destinasi yang menjadi ikon Purwakarta ini, Agus menegaskan pihaknya selalu berkomitmen dalam mempromosikan Situ Wanayasa.

Arema FC Lupakan Ezechiel Ndouasel, Ganti dengan Duo Argentina, Jonathan Bauman?

"Kami akan promosikan Situ Wanayasa ini melalui media sosial milik Disporaparbud. Kalau untuk meningkatkan objek wisata Situ Wanayasa ya sepertinya perlu kerja sama dengan pihak swasta karena perlu biaya lebih," katanya seraya mengaku mendukung jika swasta ada yang berminat bekerjasama sehingga Disporaparbud bisa memfasilitasinya.

Sebelumnya, Sejumlah pedagang di kawasan Situ Kahuripan Wanayasa mengeluhkan sepinya pembeli yang jajan di sekitaran objek wisata yang menjadi ikon Kabupaten Purwakarta. Mayoritas pedagang di sepanjang Jalan Situ Kahuripan Wanayasa merupakan pedagang sate.

Alex (45) salah seorang pedagang sate di sekitar Situ Kahuripan Wanayasa mengaku sepinya pembeli mulai terasa sejak 2017. Alex berharap pemerintah setempat dapat memikirkan inovasi terbaik untuk mendongkrak kuliner di sekitar Situ Kahuripan Wanayasa.

Beni Oktovianto Punya Target Lain Usai Cetak Gol Perdana untuk Persib Bandung, Apa Itu?

"Kami inginnya ada terobosan daya tarik untuk pengunjung. Karena, kalau seperti ini terus ya akan selalu sepi," ujarnya di Wanayasa, Jumat (17/1/2020).

Sebelum 2017, Alex mengaku sate yang dijualnya mampu dalam sehari habis sebanyak 700 hingga 800 tusuk pada Sabtu dan Minggu dan hari biasa 400 tusuk.

"Tapi sekarang 100 tusuk di hari biasa sudah alhamdulillah. Dan hari weekend sebanyak 300 tusuk," ujarnya.

Pedagang lainnya, Nurbaeti (50) mengaku mengalami hal yang sama dengan Alex. Bahkan, Nurbaeti menyebut objek wisata Situ Kahuripan Wanayasa terkadang hanya pengunjung-pengunjung yang melintas dari berbagai daerah yang sekedar mampir.

"Pengunjungnya kebanyakan orang dari luar Wanayasa yang hanya sekedar melintas untuk ke Subang dan mampir dahulu ke sini. Pengennya sih ada sesuatu yang baru yang bisa dikembangkan oleh Dinas Pariwisata Purwakarta guna meningkatkan daya tarik wisatawan," ujarnya.

Lina Sempat Menangis Berpesan ke Putri Delina: Harus Siap Gantikan Mama atau Kelak Jika Mama Gak Ada

Sebagai informasi, Situ Kahuripan Wanayasa ini merupakan salah satu wisata alam ikon yang ada di Wanayasa dan tentunya Purwakarta. Situ ini memiliki danau alam seluas 7 hektare dengan memiliki sejumlah spot foto menarik.

Berkunjung ke tempat wisata Situ Kahuripan Wanayasa bersama keluarga sangatlah tepat menikmati pemandangan yang luar biasa, apalagi pada sore hari dapat merasakan suasana alam yang masih asri.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved